Saling Lapor Pasca Dugaan Pencurian Sertifikat Tanah

Sertifikat bukti kepemilikan tanah. Foto/ilustrasi: Ayatollah Antoni/JPNN.Com

Sertifikat bukti kepemilikan tanah. Foto/ilustrasi: Ayatollah Antoni/JPNN.Com

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Seorang pengusaha di Kota Bandung, dilaporkan atas dugaan tindak pidana pencurian sertifikat. Ialah Oey Han Bing (OHB) alias Memey yang dilaporkan oleh saudaranya sendiri, OHB ke Polrestabes Bandung atas dugaan pencurian sertifikat hak milik atas nama Jaka Tamara.

Kuasa hukum pelapor (Oey Han Bing) Wilson Tambunan menyebutkan, kasus dugaan pencurian itu, di laporkan kepada polisi pada 18 Januari 2018 dengan laporan nomor STPL/137/I/2018/JBR/POLRESTABES.

Kasus ini berawal pada tahun 2013 lalu, saat Memey diduga mencuri sertifikat. Sertifikat yang dicurinya adalah kepunyaan Jaka Tamara, yang tak lain merupakan pamannya.

“Jadi ada dua sertifikat milik Jaka Tamara yang awalnya berada di tangan klien kami. Namun sekitar tahun 2013 diambil oleh terlapor,” ucap Wilson, Senin (12/3).

Ia menerangkan alasan sertifikat ada di tangan kliennya sebelum kemudian diambil oleh terlapor. Sejarahnya, bidang tanah dari dua sertifikat itu awalnya akan dibeli oleh ayah pelapor dan terlapor. Namun karena sang ayah sakit, transaksi jual beli pun batal dilakukan. Sertifikat belum sempat dikembalikan ke pemilik dan disimpan pelapor di brankas.

“Ketika kliem kami membuka brankas dan hendak mengembalikannya, terlapor malah mengambilnya. Padahal klien kami sudah bilang itu sertifikat punya pamannya. Sudah dimintai baik-baik tapi terlapor keukeuh dan tak mengembalikan sertifikat tersebut,” papar Wilson.

Sementara itu, Memey sendiri oleh pihak kepolisian telah dipanggil kemarin untuk dilakukan pemeriksaan. Namun begitu, ia enggan diperiksa dengan alasan bukan haknya untuk memberikan keterangan.

“Barusan diperiksa, tapi dia tidak memberi keterangan. Sesuai dengan KHUPidana, siapapun boleh melaporkan dan nantinya jadi saksi pelapor,” ujar salah seorang perwira penyidik di Polrestabes Bandung.

(nda)

loading...

Feeds

BPJS Kesehatan Polisikan Pengkritik

Polemik defisitnya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, lembaga yang dipimpin Fachmi Idris melaporkan dua akun pengkritik ke Bareskrim, Selasa …