Pengungsi Banjir Bandung Selatan Mulai Tinggalkan Pengungsian

SPBU di Kabupaten Bandung terendam banjir  (Azis Zulkahairil/Radar Bandung)

SPBU di Kabupaten Bandung terendam banjir (Azis Zulkahairil/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung memaparkan, hanya 15 persen dari seluruh jumlah warga yang telah mengungsi ke posko evakusasi bencana banjir Kabupaten Bandung.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung, Asep Mista mengatakan, para pengungsi sisanya pindah ke tempat keluarga lainnya, dan sebagian kecil masih bertahan.

Menurutnya, BPBD Kabupaten Bandung akan tetap melakukan pemantauan dan mendirikan posko di beberapa titik rawan banjir seperti Kecamatan Baleendah, Kecamatan Dayeuh Kolot dan Kecamatan Bojong Soang sampai dengan 31 Mei 2018 mendatang.

“Sebelumnya, BPDB Kabupaten Bandung beserta pihak Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung telah membahas kemungkinan bencana yang disebabkan musim hujan di wilayah Jawa Barat khususnya Bandung,” imbuh Asep.

Asep menjelaskan, banjir yang terjadi pada Kamis (22/2) malam hari yang melanda Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsang, Kabupaten Bandung disebabkan curah hujan tinggi di wilayah Kota Bandung dan Kabupaten Bandung, sehingga sungai Citarum meluap ke pemukiman.

“Tiga kecamatan tersebut sudah menjadi langganan bencana banjir tiap tahunnya,” jelasnya.

Lanjutnya, total dari tiga Kecamatan tersebut ditambah dengan Kecamatan Majalaya yang juga mengalami dampak banjir yang lumayan parah.

Laporan tim BPBD, warga yang terdampak banjir sebanyak 589 Kepala Keluarga (KK), 1.855 Jiwa, 172 Lanjut Usia, 172 Balita, 12 Ibu Hamil (Bumil), 165 Anak, 50 Ibu Menyusui dan satu orang sakit. Lalu, sebanyak 6.361 Rumah terendam, tujuh Gedung Sekolah terendam, delapan Fasilitas Umum terendam, dan 36 Tempat Ibadah terendam.

“Untuk korban jiwa tidak ada. Ada pun informasi yang mengatakan adanya korban jiwa, itu bukan karena bencana banjirnya, tapi karena sebelumnya warga tersebut telah sakit dan meninggal pada saat bencana banjir,” jelasnya.

Asep menuturkan, BPBD telah mengkatifkan posko yang bertempat di Kecamatan Baleendah tepatnya menyatu dengan Universitas Bale Bandung. BPDB juga telah melakukan pantauan berkala ke lokasi titik banjr di Kabupaten Bandung.

Evakuasi warga yang terjebak di lokasi bencana telah dilakukan terus menerus hingga semua warga dapat dipastikan selamat dan aman kondisinya. Asep menambahkan, pihak Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung juga telah memberikan bantuan logistik ke wilayah yang terkena dampak bencana di Kabupaten Bandung ini.

“Semua pihak bekerja sama untuk menanggulangi bencana ini,” pungkasnya.

Sementara kondisi terkini, pantauan BPBD hingga Rabu (28/2) ketinggian air sudah mulai surut.

(Cr1)

loading...

Feeds