Banyak Korban Banjir yang Minta Obat Meski Tak Sakit

Bandung selatan saat dilanda banjir beberapa waktu lalu (Riana Setiawan/Radar Bandung)

Bandung selatan saat dilanda banjir beberapa waktu lalu (Riana Setiawan/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung sangat selektif dalam memberikan bantuan obat kepada korban bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Bandung. Banyak warga yang mengungsi tersebut meminta obat padahal sebenarnya mereka tidak sakit.

Kepala Dinkes Kabupaten Bandung, Achmad Kustijadi mengatakan, pihak Dinkes Kabupaten Bandung akan melakukan pengecekan kesehatan secara ketat kepada para korban banjir di Kabupaten Bandung.

Para korban mengungsi di beberapa titik posko penanggulangan bencana banjir yang melanda tiga kecamatan, yakni Baleendah, Dayeuhkolot, dan Bojongsoang.

Menurutnya, banyak warga yang mengaku-ngaku belum mendapatkan obat tapi warga tersebut tidak tahu obat yang dibutuhkan. Hal itu terjadi pada saat kedatangan logistik bantuan berupa kebutuhan bahan pokok dan kebutuhan penting lainnya, lalu beberapa warga pengungsian mengatakan belum mendapatkan obat.

“Jika sakit, silakan datang ke posko, tim kesehatan sudah standby di sana untuk mengecek penyakit apa yang diderita dan juga obatnya. Jadi tidak bisa sembarangan ngasih obat dong,” ungkap Achmad saat ditemui Radar Bandung di Kantor Dinkes Kabupaten Bandung, Soreang, Rabu (28/2).

Achmad menuturkan, edukasi terhadap warga tentang pengobatan korban banjir masih kurang. Akan berbahaya jika warga tersebut asal atau meminum sebuah obat secara secara sembarangan tanpa rujukan dokter atau tim kesehatan.

“Ada warga yang bilang ke media bahwa mereka belum dapat obat, tapi tak tahu obatnya apa dan sakitnya apa. Kepada warga pengungsian, tenang saja, Dinkes akan merawat dan memantau kesehatan para korban pengungsian dari mulai pengecekkan keehatan dan obat semuanya gratis,” tuturnya.

(cr1)

loading...

Feeds