Pilgub, Peran Ulama-Ponpes Strategis

Ketua Umum LSM GMBI, Moh Fauzan Rahman (kedua dari kanan) dalam forum diskusi dan silaturahmi tokoh ulama, ponpes, aktivis Jawa Barat yang diselenggarakan di Hotel Grand Asrilia, Bandung, Rabu (21/2).

Ketua Umum LSM GMBI, Moh Fauzan Rahman (kedua dari kanan) dalam forum diskusi dan silaturahmi tokoh ulama, ponpes, aktivis Jawa Barat yang diselenggarakan di Hotel Grand Asrilia, Bandung, Rabu (21/2).

POJOKBANDUNG.com – Pondok pesantren dan ulama memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa dan negara. Pesantren tidak hanya sebagai tempat kaderisasi pembinaan, pencerahan para santri dalam melahirkan generasi muda Indonesia, tapi juga terdepan dalam perang melawan penjajah.

Hal itu merupakan bentuk nyata dari komitmen para ulama, pondok pesantren dalam menjaga dan mempertahankan NKRI.

“Keberadaan ponpes dan para ulama dalam alam demokrasi memiliki peran penting sebagai penjaga demokrasi,” kata Ketua Umum LSM GMBI, Moh Fauzan Rahman (kedua dari kanan) dalam forum diskusi dan silaturahmi tokoh ulama, ponpes, aktivis Jawa Barat yang diselenggarakan di Hotel Grand Asrilia, Bandung, Rabu (21/2).

“Proses demokratisasi yang sedang berjalan harus memiliki subtansi demokrasi jangan hanya sekadar prosedural demokrasi yang melupakan nilai perjuangan, melupakan harapan keinginan masyarakat untuk maju, adil dan makmur,” lanjutnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, salah satu demokratisasi yang sedang berjalan adalah pilkada serentak.

“Pilgub Jabar harus dikawal oleh para pimpinan Ponpes, para ulama, sehingga menjunjung tinggi keadilan, kebenaran tanpa terjadi transaksi kekuasaan, tanpa adanya politik uang, serta nilai partisipasi masyarakat yang tinggi untuk melahirkan pemimpin yang berkualitas dalam berbagai segi kehidupan,” tambah Fauzan.

Fauzan yang juga menjadi narasumber dalam acara itu menambahkan, hasil survei 60 persen Ponpes dan ulama punya kekuatan penting dalam pilkada serentak, sementara 40 persen diluar kekuatan alim ulama.

“Sehingga peran dari Ponpes dan ulama, khususnya di Jabar sangat strategis. Dan GMBI dari dulu sangat hormat kepada ulama. Bahkan ulama dimata GMBI ditempatkan paling teratas,” tandasnya.

Fauzan juga menyarankan Ponpes dan ulama bisa memberikan penyejukan kepada masyarakat.

“Silakan pilihannya mau ke calon mana, karena itu merupakan hak masing-masing tapi mengedepankan saling hormat-memghormati antar-sesama umat. Jadikan Pilgub Jabar ini bisa memberikan ketenangan kepada masyarakat,” seru Fauzan.

Sementara itu, Fidel Giawa SH, pengacara legal KPUD Jabar menyambut baik diskusi tersebut.

“Acara seperti ini samgat baik secara politik. Namun kalau saya boleh berpendapat secara pribadi peran Ponpes dan ulama sebelum merdeka pun peran keduanya sangat dibutukan dan strategis,” katanya.

(man/mun)

loading...

Feeds