Nenek dan Cucu Tinggal di Gudang Kereta, Penghasilannya Cuma 50 Ribu Sebulan

‎Mak Enur bersama cucunya Muhammad Sopian Waldiansyah (11) (Gatot/Radar Bandung)

‎Mak Enur bersama cucunya Muhammad Sopian Waldiansyah (11) (Gatot/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com – Memiliki sebuah rumah dan hidup tenang di masa tua, tentu menjadi cita-cita setiap manusia. Namun, itu tak mudah.

Di Kota Cimahi, tepatnya di Jalan Dustira RT 02/20 Kelurahan Baros Kecamatan Cimahi Tengah, ada seorang janda tua berusia 65 tahun yang harus tinggal di sebuah gudang bantalan rel kereta api milik PT KAI. Namanya Enur Romlah.

Selama 4 tahun, mak Enur sapaannya, tinggal di gudang berukuran 3×8 meter bersama cucunya Muhammad Sopian Waldiansyah (11). Gudang itu pun disesaki gerobak dagangan PKL yang dititipkan pemiliknya.

Hari-harinya diwarnai kepedihan. Bagaimana tidak, wanita tua itu sudah tidak mampu bergerak normal lantaran kondisi tubuhnya sudah tidak kuat lagi apabila harus bekerja berat.

Sehingga, untuk mencukupi kebutuhan hidup bersama cucunya yang masih duduk dibangku kelas 4 SD, ia hanya mengandalkan belas kasih dari warga.

“Saya sudah gak kuat jalan, kaki saya sakit. Kasiahan Aldi (sapaan Sopian),” ujarnya sambil memegangi lututnya yang sakit.

Ia kerap sedih di saat melihat peralatan dan seragam sekolah cucunya yang sudah tidak layak pakai.

Keinginan untuk mengganti keperluan sekolah cucunya pun sangat tinggi. Namun apalah daya, dengan segala keterbatasannya, ia hanya bisa berdoa dan memasrahkannya kepada sang pencipta, Allah SWT.

“Kalau mau beli keperluan sekolah Aldi, harus dikumpulin dulu uangnya. Itu juga nggak bisa rutin. Seadanya uang aja,” ucapnya.

Perbulan mak Enur cuma mendapat bayaran Rp50 – 100 ribu. Ini didapat mak Enur dari tetangga yang menitipkan gerobak dagangan di dalam gudang tempat tinggalnya.

“Kalau makan sehari-hari, suka ada tetangga ngasih,” ujarnya.

Meski begitu, mak Enur mempunyai cucu yang baik dan tidak banyak menutut apa-apa. Aldi yang saat ini bersekolah di SD Negeri Mandiri V Kota Cimahi, hanya berharap sang nenek diberi kesehatan.

Kata mak Enur, Aldi merupakan cucu satu-satunya yang ditinggal oleh kedua orang tuanya karena bercerai sejak 2014.
“Dari kelas 1 SD, Aldi sudah saya urus. Sekarang orang tua Aldi gak tau di mana, semenjak cerai gak pernah ada kabar. Saya harap orang tuanya mau datang dan berkumpul lagi,” tuturnya.

(gat)

loading...

Feeds