Sinergi Telkomsel dan Komunitas Keagamaan Karyawan di Pelosok Garut

Jembatan Berdaya yang dibangun sejauh 50 meter menjadi sarana umum yang cukup vital di desa Cikelet.

Jembatan Berdaya yang dibangun sejauh 50 meter menjadi sarana umum yang cukup vital di desa Cikelet.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Sebagai wujud kepedulian bagi masyarakat sekitar tempat beroperasi, Telkomsel bersinergi bersamaan salah satu komunitas keagamaan karyawan, Majelis Taklim Telkomsel (MTT) mendirikan Jembatan Berdaya yang diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat sekitar Dusun Cikarang, Desa Cikelet, Kabupaten Garut, Jabar (13/2). Aksi sosial ini merupakan bentuk implementasi nyata dari penyaluran zakat dan infaq karyawan Telkomsel yang selama ini rutin dikumpulkan setiap bulannya.

General Manager Sales Regional Jawa Barat Telkomsel Agustiyono mengatakan, kepedulian Telkomsel terhadap kebutuhan masyarakat di tempat beroperasinya layanan Telkomsel selalu menjadi prioritas untuk membangun hubungan yang kuat.

“Kali ini kami bersinergi dengan salah MTT yang menjadi komunitas keagamaan karyawan Telkomsel telah membangun fasilitas Jembatan Berdaya di Dusun Cikelet, Kabupaten Garut. Kami berharap dengan hadirnya Jembatan Berdaya ini akan mempermudah masyarakat dalam menjalankan aktivitas, terutama guna mendorong perputaran roda ekonomi wilayah setempat agar bisa menciptakan potensi bisnis yang lebih menjanjikan,” ujar Agustiyono.

Konsep awal pembangunan Jembatan Berdaya berawal dari kesulitan masyarakat Dusun Cikarang untuk mobilitas menggunakan akses yang ada. Sejak tahun 2013, masyarakat Desa Cikelet harus berjuang untuk melalui sungai Cikarang, karena jembatan penyeberangan yang biasanya mereka gunakan sudah tersapu arus pasang sungai beberapa waktu sebelumnya. Sementara itu, setiap harinya lebih dari 100 petani dan puluhan anak sekolah harus hilir mudik melewati sungai Cikarang untuk beraktivitas.

Bantuan sosial bagi masyarakat Desa Cikelet ini berasal dari dana zakat dan infaq karyawan Telkomsel yang dikelola MTT, bermitra dengan VRI (Vertical Rescue Indonesia) serta perangkat masyarakat setempat untuk penyalurannya. Jembatan Berdaya menghubungkan Dusun Cikarang, Desa Cikelet dan Dusun Tegal Layang, Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet. Dengan adanya jembatan ini, kini masyarakat sekitar memiliki akses penghubung antar desa yang dapat digunakan dengan nyaman dan aman.

Di wilayah Kabupaten Garut sendiri, Telkomsel secara konsisten terus mengembangkan dan memperluas fasilitas jaringan terdepan agar dapat menjaga kualitas layanan tetap prima dan optimal. Telkomsel juga mendorong percepatan adopsi layanan berbasisi broadband dengan teknologi terdepan 4G LTE di wilayah Garut, dengan pertumbuhan infrastruktur jaringan mencapai 540% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kami terus berharap hadirnya Telkomsel baik dari sisi penyediaan layanan telekomunikasi seluler, maupun aksi sosial dapat memberi manfaat bagi masyarakat di sekitar Dusun Cikarang. Secara keseluruhan saat ini pengguna layanan data yang telah mengadopsi layanan 4G LTE di Garut tumbuh hingga 640 persen. Melalui aksi kepedulian sosial seperti ini, Telkomsel berupaya menghadirkan layanan dan manfaat yang menyeluruh agar bisa memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat, khususnya di wilayah pelosok,” pungkas Agustiyono.(*/nto)

 

loading...

Feeds

Akan Ada Mini Bandung di Ukraina

Kerjasama ini terbangun setelah Pemkot kota Bandung mendapat mandat Kedutaan Besar Indonesia di Ukraina pada Oktober 2017 untuk mengenalkan budaya …