Begini Peluang Pebisnis Start Up di Bidang Pembangunan Infrastruktur Jabar

Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa dalam pembukaan Arkavidia Informatics and IT Festival di ITB. Foto:  Bahi Binyatillah B/Radar Bandung

Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa dalam pembukaan Arkavidia Informatics and IT Festival di ITB. Foto: Bahi Binyatillah B/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Geliat pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemprov Jabar bisa berpengaruh pada peningkatan ekonomi. Hal itu harus dimanfaatkan dengan baik oleh para pengusaha muda, termasuk yang bergelut dalam lini bisnis teknologi informasi start up.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa saat ditemui usai pembukaan Arkavidia Informatics and IT Festival di ITB, akhir pekan lalu.

“Teknologi informasi di zaman sekarang harus dikuasai. Kita infokan kepada para mahasiswa, pemuda bahwa peluangnya sangat terbuka seiring pembangunan yang dilakukan Pemprov Jabar,” kata Iwa.

Pembangunan untuk konektivitas masyarakat dibangun tidak hanya antarkota atau kabupaten saja, tapi antar kawasan seperti Bandung Raya, Cirebon Raya, atau Priangan Timur.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus membangun sejumlah infrastruktur seperti jalan tol dan jalur kereta.

Saat ini, katanya, tengah dibangun Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi, Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan, dan pembangunan Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya-Banjar sudah melewati tahap feasibility study.

Pembangunan jalur kereta api cepat pun, katanya, tengah dibangun dan akan disambung dengan pembangunan light rail transit (LRT) Bandung Raya yang akan menghubungkan Padalarang dan Cimahi dengan Tanjungsari, Gedebage dengan Majalaya dan Soreang, dan jalur lainnya.

Belum lagi pembangunan Bandara Kertajati yang lebih luas daripada Bandara Soekarno Hatta, lalu Pelabuhan Patimban.

“Infrastruktur itu bagian dari konsen kita, selain pelayanan masyarakat dan peningkatan sumber daya manusia,” katanya.

Sementara itu, acara Arkavidia diikuti oleh 30 startup dari Jawa Barat dan ribuan peserta lomba Hackavidia, Technovation, Programming Contest, dan Capture The Flag.

Ketua Pelaksana Arkavidia, Praditia Raudi, mengatakan Arkavidia ini adalah kali keempat digelar di ITB. Kali ini diikuti 30 startup dari Jawa Barat dan peserta lomba sebanyak 500 tim atau jumlah peserta melebihi 1.000 orang.

“Para peserta merupakan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia. Juga ada seminar dengan pembicara dari dalam dan luar negeri,” katanya.

Praditia mengatakan dengan Arkavidia, masyarakat dapat mengetahui isu dan perkembangan teknologi informasi di Indonesia dan dunia. Dengan demikian, kesadaran masyarakat terhadap manfaat teknologi informasi pun semakin besar.

(bbb)

loading...

Feeds