Pembangunan Pasar Atas Barokah Segera Ditenderkan

Kondisi pembangunan Pasar Atas Barokah yang mangkrak di Jalan Djulaeha Karmita, Kota Cimahi. (Riana Setiawan)

Kondisi pembangunan Pasar Atas Barokah yang mangkrak di Jalan Djulaeha Karmita, Kota Cimahi. (Riana Setiawan)

POJOKBANDUNG.com – Tender pembangunan Pasar Atas Barokah (PAB) segera dilangsungkan. Dalam tender senilai Rp57 miliar itu, rencananya pembangunan pasar dilakukan di Jalan Kolonel Masturi.

Selain itu, pasar akan dilengkapi fasilitas pendukung yang dibutuhkan agar pedagang bisa segera berjualan.

Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna mengatakan, saat ini perencanaan PAB sudah hampir selesai dengan cukup ideal. Sehingga dalam waktu secepatnya sudah masuk tender supaya, waktu pengerjaan tidak terlalu mepet di akhir tahun.

“Harus secepatnya. Karena ini menyangkut kebutuhan publik,” kata Ajay, di ruang rapat Walikota Cimahi, Jalan Demang Hardjakusumah, Kamis (8/2).

Menurut Ajay, fasilitas yang bakal tersedia nantinya dapat sesuai kebutuhan di lapangan. Contonya, kondisi pasar sekarang tidak menggunkan eskalator sehingga lantai 2 terbengkalai dan tidak terpakai.

“Saya ingin fasilitas penunjang jangan setengah-setengah,” tegasnya.

Menanggapi keinginan pedagang yang menjadi korban kebakaran beberapa tahun lalu, kata Ajay, untuk teknisnya akan diatur kemudian hari. Permintaan pedagang itu yakni, ingin berjualan dengan satu hamparan di lantai dasar.

“Keberadaan pasar baru ini (PAB), akan ada dampak. Jadi kita harus menyiapkan langkah untuk meminimalisir dampaknya seperti, soal lahan terminal dan parkir, serta jalur angkot, dan lainnya,” jelasnya.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi Adet Chandra mengatakan, perencanaan pembangunan PAB hasil review dipaparkan kepada Wali Kota Cimahi.

“Hasil review perencanaan menyebabkan nilai anggarab dipangkas. Jadinya kita pilah fasilitas mana yang paling dibutuhkan, kalau ada yang terlalu mewah dicoret. Yang penting fungsinya dan bisa segera dipakai kegiatan perdagangan,” ujarnya.

Soal permintaan pedagang lama bisa ditempatkan dalam satu lantai, lanjut Adet, bakal diakomodir.

“Dalam lantai dasar bisa mulai sekitar 500 pedagang sehingga bisa kita akomodir keinginan berjualan di lantai yang sama,” pungkasnya.

(gat)

loading...

Feeds