Makan Malam dengan Tradisi Lama Tionghoa, ke Harris-Pop! Saja

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Menjelang tahun baru Imlek, banyak tempat menawarkan paket dinner untuk merayakan malam pergantian tahun yang identik dengan tradisi Tionghoa itu.

Prosesi makan malam dan berkumpul bersama keluarga adalah sebuah momen yang selalu dinantikan, karena merupakan kesempatan yang mungkin jarang didapatkan bagi sebagian orang.

Kehangatan yang tercipta di meja makan dapat memberikan efek positif dan mempererat tali persaudaraan.

Harris-Pop! Hotel and Conventions Festival Citylink Bandung menyiapkan sebuah acara Gala Dinner dengan konsep Set Menu bagi pengunjung yang ingin memanfaatkan momen Imlek untuk mengundang kerabat atau keluarga untuk berkumpul.

Executive Chef Harris-Pop! Hotel Festival Citylink Bandung, Chef Anshori mengatakan bahwa dirinya akan menghadirkan menu makanan unggulan dari mulai hidangan pembuka hingga penutup.

“Yang spesial dari Imlek Gala Dinner disini adalah kita masih mempertahankan ritual khas Imlek yaitu menyantap hidangan pembuka namanya Yu Sheng,” jelasnya.

Yu Sheng adalah tradisi makan bersama yang di dalam makanan tersebut terdapat tujuh jenis mie dan bahan pelengkap lainnya seperti Jelly Fish, Carrot, Radish, Wakame, Pomelo, Salmon, Sesame Seed, Sesame Oil, Cracker, Peanut, dan Plum Sauce.

“Ritual Yu Sheng nanti akan dipandu oleh MC di atas stage. Masing-masing meja di isi maksimal oleh 10 orang dan terdapat satu set Yu Sheng. Kemudian satu per satu bahan pelengkap ditumpahkan ke atas mie,” jelasnya.

Bahan makanan yang ditumpahkan memiliki filosofinya tersendiri.

“Setiap mantra itu ada artinya. Seperti mantra pertama dibacakan saat peletakan atau penyajian yusheng kepada tamu, artinya congratulation for your wheels. Mantra kedua dibacakan saat meletakkan bulir-bulir jeruk bali diatas yusheng, yang memiliki arti Good Luck and smooth sailing, begitu seterusnya sampai mantra terakhir,” papar juru masak yang pernah meraih studi ke Shanghai.

Selain bulir jeruk bali ada juga minyak wijen yang menjadi mantra ketiga dengan arti Numerous source of wealth. Mantra ke empat dibaca saat menaburkan kacang di Yu Sheng, memiliki arti Household filled with gold and silver.

Mantra kelima dibaca saat menaburkan biji wijen diatas yusheng, dengan arti Prosperity for the business.

Mantra ke enam dibaca saat menumpahkan saus Yu Sheng (Plum Sauce) disekeliling Yu Sheng, memiliki arti May Life Always be Sweet;

Mantra Ketujuh dibacakan saat menaburkan kerupuk berwarna emas pada yusheng, dengan arti Floor Full of Gold, dan terakhir Mantra kedelapan adalah “Yu Sheng” yang diteriakan MC bersama para tamu.

“Setelah semua bahan ditumpahkan, kemudian seluruh tamu berdiri untuk mengaduk bersama keseluruhan makanan Yu Sheng tersebut, kemudian akan diinstruksikan untuk mengangkat chopstick dan makanannya yang sudah diambil dengan tinggi. Katanya agar panjang umur, banyak rezeki, semua untuk kebaikan,” tuturnya.

Food and Beverages Manager Harris-Pop! Hotel Festival Citylink, Mulia Aji, menyatakan ritual Yu Sheng ini selalu menjadi agenda wajib disetiap Imlek Gala Dinner.

loading...

Feeds

Kian Patuh Sambil Makan Bakso Puyuh

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI–Puluhan pelaku Usaha Kecil dan Menegah (UKM) di wilayah Pelabuhan Ratu mengikuti diskusi bertajuk “Peran UKM Untuk Negeri” di …

Bangun Ekonomi Rakyat, DPD Sosialisasi LPDB

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Peran Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) sangat strategis untuk membantu pengembangan ekonomi kerakyatan …