Kembang Tjengkeh, Restoran dengan Tema Tradisional yang Asyik

Menu di Kembang Tjengkeh Indonesia Bistro and Coffee

Menu di Kembang Tjengkeh Indonesia Bistro and Coffee

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Di tengah menjamurnya kafe yang menyajikan menu western, Kembang Tjengkeh Indonesia Bistro and Coffee hadir sebagai pilihan tempat makan baru bagi pecinta kuliner khas Indonesia.

Berlokasi di Jalan Lengkong Besar 16 Bandung, tempat ini mengusung nilai-nilai tradisional Indonesia yang kuat.

Dengan desain interior yang menampilkan perabotan kayu-kayu khas Jawa, namun dipadukan dengan wall art modern.

“Kami ingin menghadirkan restoran Indonesia dengan tema tradisional yang tidak menyebut suatu daerah,” ucap Olga Wigunadharma kepada Radar Bandung, baru-baru ini.

Alasan penggunaan nama Kembang Tjengkeh mengacu pada rempah-rempah asli Indonesia yang sulit ditemui di negara lain.

“Cengkih ini Indonesia banget, di negara lain mungkin akan sulit ditemui. Saya ingin turis yang lewat restoran ini, tanpa baca keterangan sudah tahu kalo Kembang Tjengkeh menyajikan makanan asli Indonesia,” sambungnya.

Dengan menggunakan berbagai bumbu tradisional, restoran yang baru buka pada 16 Desember 2017 ini menyediakan ragam olahan, mulai dari Ikan dan Ayam.

Ikan Gurame Saus Kembang Tjengkeh, Ikan Pesmol, Ayam Pencok Kacang Panjang, Pepes Ayam, Ayam Ritja-ritja, adalah beberapa menu yang menjadi unggulan dari restoran yang memiliki dua lantai ini.

Tak lupa, Es Teh Kembang Tjengkeh dan Es Campur Kembang Tjengkeh, siap menyegarkan dahaga para pengunjung.

Ada juga, Spaghetti Sambal Matah, varian pasta yang merupakan perpaduan masakan western dengan bumbu khas Bali yang gurih dan segar.

Berbagai macam kopi khas Indonesia, seperti kopi Aceh Gayo, Bali Kintamani Natural, Mandailing, yang diracik menjadikannya nikmat untuk diseruput para pecinta kopi.

Restoran Kembang Tjengkeh bisa juga digunakan untuk tempat meeting maupun arisan keluarga.

“Kami sediakan untuk yang mau meeting, ditempatkan di lantai dua karena disana suasananya semi outdoor dan cukup private,” jelasnya.

Bagi pengunjung yang berminat, Kembang Tjengkeh tidak memberikan biaya reservasi, cukup dengan membeli makanan maka sudah bisa menempati ruangan di lantai dua dan disediakan fasilitas seperti infocus dan papan tulis.

“Dengan segala fasilitas yang kami tawarkan, semoga bisa memberikan pengalaman dan menjadi salah satu destinasi kuliner tradisional terbaik bagi seluruh pecinta kuliner di Bandung maupun Indonesia,” tutupnya.

(cr2)

loading...

Feeds