Begini Tips Membeli Drone Biar Sesuai Budget

Workshop Photography Videography Aerial yang digagas oleh Komunitas Squadrone Bandung (NURFIDIAH/RADAR BANDUNG)

Workshop Photography Videography Aerial yang digagas oleh Komunitas Squadrone Bandung (NURFIDIAH/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kehadiran pesawat tanpa awak atau drone, sukses menghipnotis para pecinta fotografi. Foto jarak jauh dengan angle atas ini menjadi satu hal yang selalu diincar karena hal baru dalam dunia foto.

Drone sebagai alat untuk mengambil gambar pun membutuhkan perawatan yang cukup kompleks. Perlu perawatan rutin agar drone bisa bertahan lama dan tidak mengalami gangguan.

Hal ini disampaikan Mamat, pemilik Klinik Drone saat mengisi materi dalam acara Workshop Photography Videography Aerial yang digagas oleh Komunitas Squadrone Bandung.

“Rawat dan jagalah drone dengan baik, karena kalau sudah rusak, memperbaikinya cukup sulit dan butuh waktu,” ucap Mamat, baru-baru ini.

ilustrasi drone

Mamat mengaku melakukan perbaikan drone seorang diri, tanpa bantuan staf, sehingga butuh waktu sampai bisa kembali seperti semula. Dirinya pun selalu melakukan live bila sedang memperbaiki drone kliennya.

“Saya selalu live bila sedang membongkar drone, memperbaiki, dan memberi solusi kepada teman-teman yang menonton agar bisa coba sendiri di rumah,” tambahnya.

Owner klinik yang beralamatkan di Jalan Arif Rahman Hakim Gang H Nurhasim No 43 Keputih Kota Surabaya ini juga memberikan tips and trick bagi orang yang berkeinginan membeli drone.

“Buat yang mau beli drone, saya kasih tipsnya agar awet dan memang sesuai dengan kebutuhan,” tuturnya.

Mamat yang sedang mengenyam pendidikan pascasarjana di Surabaya ini menyarankan untuk sesuaikan budget dengan kondisi finansial, kemudian tentukan kebutuhan drone digunakan untuk apa.

Selain itu, cek kembali harga jual drone. Pastikan harganya tidak terpaut jauh dengan saat membeli. Yang terakhir, cari tahu terlebih dahulu jenis drone yang akan dibeli.

Bila suatu saat rusak, tersedia atau tidak sparepartnya.

“Kalau rusak, sparepartnya ready atau tidak. Di klinik banyak drone terbengkalai karena sparepartnya udah ga ada. Jangan beli mahal tapi ga bisa dibenerin, sayang itu,” pungkasnya.

Dalam acara yang bertempat di Jonas Banda, Jalan Progo 2 ini juga menghadirkan Dudi Sugandi (Senior Foto Jurnalistik Pikiran Rakyat) dan Anton Chandra (Skygrapher).

Selain itu workshop ini juga sebagai pembuka Aerial Photo Video Competition ‘Bandung From Above’. Ketiga pembicara tersebut juga sebagai juri dalam kontes foto drone yang diikuti hampir se-Indonesia.

(cr2)

loading...

Feeds