Kampanye Lebihi Anggaran, Kontestan Pilgub Jabar Terancam Digugurkan

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pasangan calon di Pilgub Jabar yang nekat mengeluarkan anggaran lebih dari Rp473 miliar akan dinyatakan gugur. Hal ini sesuai ketentuan KPU Jabar yang membatasi pengeluaran dana kampanye.

Jumlah dana itu diperuntukkan untuk rapat umum, pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, pembuatan bahan kampanye, jasa manajemen konsultan, alat peraga kampanye dan bahan kampanye.

“Beban paling tinggi itu pada pembuatan bahan kampanye, yakni sebesar Rp 461 miliar yang dibuat paslon,” kata Anggota KPU Jabar, Agus Rustandi, saat ditemui di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Kota Bandung, Senin (5/2).

Ia menilai, jumlah itu rasional dan sudah disetujui oleh tim pemenangan calon peserta Pilgub Jabar. Alasannya adalah luas wilayah Jabar yang kuas dan masyarakatnya banyak.

“Kalau besar kecilnya (anggaran) itu persepsinya dari mereka sebagai tim kampanye pasangan calon. Tapi, menurut mereka cukup rasional mengingat wilayah di Jabar yang luas,” ucapnya.

Para tim pemenangan masing-masing calon sudah sepakat. Nantinya, hasil keputusan total pembatasan pengeluaran dana kampanye secara teknis akan dituangkan satu dua hari ke depan.

KPU pun akan memberikan surat tembuskan ke masing masing calon serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk dijadikan dasar proses pengawasan.

Selanjutnya, KPU meminta laporan awal dana kampanye paling lambat pada 14 Februari 2018.

“Sejauh ini belum ada laporan. Nanti proses audit, kami (KPU) akan menunjuk satu akuntan publik untuk màsing-masing tim paslon,” terangnya.

“Hasil audit akan diumumkan ke publik,” lanjutnya.

Terkait sanksi, nanti KPU yang akan mengklarifikasi. Jika nantinya hasil audit ada kelebihan sumbangan atau penggunaannya, maka akan bisa membatalkan sebagai paslon.

Selain itu, hal yang bisa menggugurkan kepesertaan paslon adalah jika yang bersangkutan terlambat menyampaikan penerimaan dan penggunaan dana kampanye.

(bbb)

loading...

Feeds