Berbincang dengan Bisma Soal Silariang, Romeo-Julietnya Indonesia

Bisma Karisma (NURFIDIAH/RADAR BANDUNG)

Bisma Karisma (NURFIDIAH/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Satu lagi film Indonesia yang patut di apresiasi: Silariang: Cinta Yang (Tak) Direstui.

Film yang diadaptasi dari kisah nyata kehidupan percintaan di daerah Makassar ini menceritakan dua insan pasangan yang cintanya tidak direstui orang tua karena perbedaan strata sosial.

Film Silariang diperankan oleh Bisma Karisma dan Andania Suri. Berkisah tentang cinta dua anak manusia bernama Yusuf (Bisma Karisma) dan Zulaikha (Andania Suri). Yusuf-Zulaikha ini bisa dibilang Romeo-Juliet-nya Indonesia.

Perasaan keduanya tulus namun ada tembok penghalang bagi keduanya untuk bersama. Atas nama cinta, akhirnya mereka memutuskan ‘kawin lari’ setelah tak direstui Ibu Zulaikha, Puang Rabiah (Dewi Irawan).

“Ini termasuk film pop yang bumbu adatnya sangat kuat dan diangkat dari kisah nyata,” ucap Bisma Karisma saat ditemui usai menggelar Nonton Bareng, di XXI Bandung Trade Center, baru-baru ini.

“Bagaimana adat dan budaya Silariang sangat dijunjung tinggi, ada yang sampai dipukul batu karena menentang adat di sana,” sambungnya.

Bisma berperan sebagai Yusuf, seorang anak orang kaya tetapi bukan dari kalangan bangsawan yang jatuh cinta kepada wanita keturunan bangsawan.

Namun karena aturan adat yang mengekang, tidak membolehkan dua insan menikah dengan strata yang berbeda, maka mereka memutuskan pergi dan hidup bersama, keluar dari daerahnya.

Film yang mengambil latar di Makassar ini mengharuskan Bisma mempelajari adat, suku, budaya, dan bahasa setempat.

“Saya orang Sunda asli, jadi suatu tantangan bermain di film ini yang 100 persen pengambilan gambar dan syutingnya dilakukan di Makassar,” tambahnya.

Bisma Karisma merasa tertantang dengan tokoh yang diberikan kepadanya.

“Saya tertantang untuk coba hal baru, karena ga mau cuma ambil peran biasa aja. Film ini juga sarat akan budaya, itu jadi salah satu pertimbangan mengapa diterima,” lanjutnya.

Untuk mendalami tokoh Yusuf, Bisma yang juga tergabung dalam Boyband ‘SMASH’ ini, melakukan observasi selama satu bulan. Mulai dari mempelajari budaya, bahasa, cara berbicara, dan sebagainya.

“Saya dibantu juga teman-teman di sana, karena semua krunya orang Makassar, kemudian banyak ngobrol dengan jurnalis asli Makassar, penduduk setempat, dan kebetulan orang yang jadi tetangga saya di film Silariang, asli daerah sana,” tuturnya.

Film Silariang, Cinta Yang (Tak) Direstui, sudah rilis di bioskop Indonesia, 18 Januari 2018.

“Film ini bagus, karena ini film pop yang berbudaya, film keluarga, dan film yang pakai hati,” tutupnya.

(cr2)

loading...

Feeds

Kian Patuh Sambil Makan Bakso Puyuh

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI–Puluhan pelaku Usaha Kecil dan Menegah (UKM) di wilayah Pelabuhan Ratu mengikuti diskusi bertajuk “Peran UKM Untuk Negeri” di …

Bangun Ekonomi Rakyat, DPD Sosialisasi LPDB

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Peran Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) sangat strategis untuk membantu pengembangan ekonomi kerakyatan …