Kartu Kuning untuk Jokowi Disetujui Para Ketua BEM Bandung, Begini Kata Mereka

Ketua BEM UI Zaadit Taqwa saat berada di kampus UI Depok Jawa Barat (Miftahul Hayat/Jawa Pos)

Ketua BEM UI Zaadit Taqwa saat berada di kampus UI Depok Jawa Barat (Miftahul Hayat/Jawa Pos)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kritik yang dilakukan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Zaadit Taqwa, yang memberikan karu kuning kepada Presiden Joko Widodo saat berlangsungnya Dies Natalis ke-68 UI pada Jumat (2/2), masih hangat dibincangkan.

Bagaimana tanggapan para Ketua BEM di Bandung?

1. Izmu Tamami Roza, Ketua BEM Kema Unpad 2018, Jurusan Sastra Arab/FIB 2014

“Kamu boleh tak setuju ini dan itu, kamu boleh anggap ini dan itu salah, maka lakukan apa yang menurutmu paling benar tanpa merendahkan orang lain. Karena benar atau salah dalam realita hidup ini bukan seperti yang kau pelajari dalam soal matematika. Semangat Bung Zaadit, kamu mungkin dianggap salah. Tapi itu karena kamu berani melangkah, kamu tak benar-benar salah, toh nyatanya followersmu bertambah.”

2. Ardhi Rasy Wardhana, Presiden Keluarga Mahasiswa ITB, Jurusan Teknik Pertambangan 2013

“Saat ini menurut saya masyarakat terutama warganet seakan terjebak pada landasan etik dalam melakukan aksi tersebut. Jika menanyakan pada saya,
saya memilih untuk tidak melihat aksi yang dilakukan dari sudut pandang etika gerakan karena etika akan sangat berpengaruh dari kaca mata yang melihat dan kacamata itu tidak akan pernah objektif. Satu-satunya hal yang objektif bisa kita soroti adalah masalah pesan yang ingin disampaikan, pertama, masih ada kaum intelektual muda yang peduli terhadap kondisi bangsa.”

3. Annisa Fitri, Presiden Mahasiswa, Universitas BSI Bandung, Jurusan desain komunikasi visual , 2015

“Sangat membuat saya termotivasi dengan langkah tersebut. Bahwa kita mahasiswa harus mulai bangkit dan mulai lebih kritis terhadap pemerintah.”

(radar bandung/pojokbandung)

loading...

Feeds