Koperasi Peternakan Bandung Selatan Jadi Penampungan Susu Digital Pangalengan Pertama di Indonesia

Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan

Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan

POJOKBANDUNG.com – Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan dan PT Frisian Flag Indonesia membangun lima penampungan susu digital (Milk Collection Point) pertama di Indonesia.

Kemitraan dengan memberdayakan peternak sapi perah ini terdapat di MCP Los Cimaung, MCP Wanasari, MCP Cipanas, MCP Citere, dan MCP Mekar Mulya.

Dairy Development Program Manager dan FDOV Project Frisian Flag Indonesia, Akhmad Sawaldi mengatakan, lima penampungan susu digital tersebut telah memfasilitasi sebanyak 806 peternak sapi perah.

Dengan beroperasinya lima penampungan susu digital ini, kata dia, maka peternak sapi perah mendapatkan penilaian yang valid untuk menetapkan harga susu yang adil.

Teknologi di MCP tersebut mampu mengurangi total plate count (TPC) atau jumlah bakteri pada susu,” kata Akhmad di Pangalengan, pekan lalu.

Ia membeberkan, kalau dulu setiap kelompok hasil susunya dicampur menjadi satu lalu di setor ke MCP.

Harga ditentukan dari kualitas susu yang sudah dicampur. Sekarang, melalui sistem digital ini, masing-masing peternak punya pencatatan penilaian yang valid sendiri-sendiri untuk menentukan harga susu.

“Batas minimal TPC sendiri sekitar 1 juta cpu/ml. Sedangkan target di MPC di bawah 0,5 juta cpu/ml. Dengan penerapan MCP digital, KPBS mencatat data TPC rata-rata sekitar 0,3 juta cpu/ml untuk kualitas susu terbaik,” ujarnya.

Akhmad mengatakan, perbedaan MCP biasa dengan MCP teknologi salah satunya berada pada metodenya. MCP berteknologi menggunakan cooling tank dan sistem komputerisasi. Hal itu membuat kualitas susunya lebih baik dan berimbas pada harga jual susu.

“Jumlah TPC itu sangat berpengaruh pada harga jual susu. Semakin rendah angka TPC nya, maka akan semakin mahal harganya. Oleh sebab itu, MCP ini membantu menurunkan angka TPC,” tandasnya.

Dia menyebutkan, total ada 33 MCP di Pangalengan. Namun, yang sudah berteknologi baru lima. Sebab, prosesnya tidak mudah. Rencananya, sampai akhir tahun akan dibangun sampai sembilan MCP berteknologi digital di Pangalengan.

Sistem digital pada tempat penampungan susu ini memudahkan peternak sapi perah untuk mendapatkan akses digital ke data susu mereka termasuk analisis data kandungan bakteri dalam susu.

loading...

Feeds

Kian Patuh Sambil Makan Bakso Puyuh

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI–Puluhan pelaku Usaha Kecil dan Menegah (UKM) di wilayah Pelabuhan Ratu mengikuti diskusi bertajuk “Peran UKM Untuk Negeri” di …

Bangun Ekonomi Rakyat, DPD Sosialisasi LPDB

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG–Peran Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) sangat strategis untuk membantu pengembangan ekonomi kerakyatan …