Anda Suka Minum Air Rebusan atau Galon? Sebaiknya Perhatikan Penjelasan Ini

Ilustrasi minum. Foto: PIXABAY.CO

Ilustrasi minum. Foto: PIXABAY.CO

POJOKBANDUNG.com – Dewasa ini air minum yang banyak dikonsumsi terdiri dari air galon dan rebusan. Anda memilih yang mana?

Pada dasarnya, dalam mengonsumsi air minum, bukan hanya jumlah air yang penting untuk diperhatikan melainkan juga jenis air yang dikonsumsi. Kedua hal tersebut sama-sama berperan vital bagi kesehatan Anda.

Lalu, apakah jenis air rebusan lebih baik dari air galon? Atau mungkin sebaliknya?

Seberapa amankah air galon?

Air galon yang dijual di pasaran umumnya melalui proses produksi tertentu sebelum dikemas. Proses yang dilakukan bisa berupa distilasi, filtrasi, atau purifikasi.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa produk air yang dikemas aman untuk dikonsumsi. Sebelum beredar juga harus sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku untuk dapat dipasarkan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah air galon memiliki tanggal kedaluwarsa. Air mineral sebenarnya tidak dapat kedaluwarsa.

Tanggal tersebut lebih dimaksudkan untuk wadah plastiknya. Selain itu, meskipun tidak dapat kedaluwarsa, rasa dan kualitas air mineral dapat berkurang jika telah melewati tanggal kedaluwarsa.

Penting juga untuk mencermati kode angka dalam segitiga, yang terdapat pada bagian bawah galon. Dari situ, Anda dapat mengetahui apakah galon tersebut aman untuk digunakan kembali atau hanya sekali pakai.

Jika Anda memiliki air galon sebagai persediaan di rumah, simpanlah di tempat yang sejuk, kering, dan jauh dari paparan sinar matahari agar tak terkontaminasi.

Bagaimana dengan kualitas air rebusan?

Di sisi lain, sebagian orang lebih memilih untuk mengonsumsi air rebusan. Maksud dari air rebusan adalah air yang didapatkan dari sumber air bebas, seperti keran dan sebagainya, lalu direbus atau dimasak.

Tujuan dari merebus air tersebut adalah untuk memusnahkan kuman yang terdapat pada air keran. Namun, hal ini belum tentu bisa menghilangkan bahan kimia yang ada.

Karena itu, dalam merebus air untuk diminum, suhu dan durasi merebus juga perlu diperhatikan. Dikatakan bahwa merebus air dengan suhu 70 °C dapat membunuh mikroorganisme dalam 30 menit, dan merebus air dengan suhu 85 °C dapat membunuh mikroorganisme dalam beberapa menit.

Meski begitu, karena merebus air keran belum tentu dapat menghilangkan bahan kimia yang mungkin berbahaya bagi tubuh, disarankan untuk menghindari konsumsi air minum dari sumber yang tidak diketahui.

Terdapat berbagai faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan air minum yang paling tepat untuk dikonsumsi, seperti asal air, komponen yang terdapat dalam air, dan sebagainya.

Untuk itu, penting untuk memastikan bahwa air minum—baik itu air rebusan atau air galon—yang Anda konsumsi adalah yang terbaik.

(RS/RVS/klikdokter)

loading...

Feeds