Polres Cimahi Terus Dalami Kasus Pencabulan AQ pada Muridnya

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG – Polres Cimahi belum bisa memastikan jumlah korban tindak pencabulan yang dilakukan oleh AQ (43) terhadap muridnya.

Pasalnya, pada saat tim penyidik mengajukan pertanyaan mengenai berapa jumlah korban yang telah di cabuli, AQ tidak memberikan jawaban.

Padahal, dari laporan yang diterima Satuan Reserese Kriminal Polres Cimahi, hingga saat ini ada tujuh laporan.

Kasat Reskrim Polres Cimahi AKP Niko N Adiputra, mengatakan, dari tujuh laporan yang diterimanya, kemungkinan besar jumlah korban bisa bertambah apabila, korban lainnya berani melapor dan memberikan keterangan yang jelas. Terlebih, dari informasi yang didapat, ada 18 orang korban.

“Tentunya ini akan terus dikembangkan,” kata Niko, di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Machmud, kemarin.

Selama menjalani pemeriksaan, AQ tidak pernah mau menyebutkan berapa jumlah korban yang telah dicabulinya.

Namun, AQ yang merupakan guru di salah satu pondok pesantren di wilayah Kabupaten Bandung Barat itu mengaku, melakukan nafsu bejatnya lebih dari satu kali.

Agar semuanya bisa terungkap, lanjut Niko, saat ini pihaknya masih melakukan pencarian terhadap korban untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Ia pun mengimbau, bagi yang merasa telah mendapat perlakuan dari AQ, diharapkan segera melapor ke pihak kepolisian.

“Jangan takut untuk melapor. Karena rahasia korban tetap akan terjaga,” ucapnya.

Selain mengamankan rahasia korban, pihak kepolisian pun akan berupaya mengembalikan rasa trauma yang sudah dialami.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Bandung Barat. Nantinya akan diberikan pelayanan traumatic healing agar mentalnya terbangun kembali,” pungkasnya.

(gat)

loading...

Feeds