Bandung Punya Sekretariat Forum Pemuda Asia Timur dan Amerika Latin

Wali Kota Bandung Ridwan Kami meresmikan sekretariat FEALAC Youth Center (Gumilang/Radar Bandung)

Wali Kota Bandung Ridwan Kami meresmikan sekretariat FEALAC Youth Center (Gumilang/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Bandung Youth Forum beserta puluhan perwakilan beberapa anak muda dari Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) mengadakan diskusi tentang perkembangan FEALAC (Forum for East Asia – Latin America Cooperation) Youth Center.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bandung, Ridwan Kami meresmikan sekretariat FEALAC Youth Center.

Ia mengatakan, hal ini menjadi sebuah gebrakan Indonesia khususnya Kota Bandung dalam membangun komunikasi, relasi dan kerja sama dengan negara-negara sahabat yang ada di Asia Timur dan Amerika Latin.

“Dulu tahun 1955 kita adakan Konferensi Asia-Afrika, sekarang kita kembangkan sayap melalui FEALAC ini,” ujar Emil sapaannya, saat melakukan sambutan di acara peresmian sekretariat FEALAC Youth Center di Bandung Creative Hub, Jalan Laswi No. 5, Kota Bandung, Jumat (19/1).

Emil menjelaskan, hasil survei yang ia ketahui, bahwa anak muda yang paling optmis adalah anak muda dari benua Asia, terutama anak-anak muda dari Indonesia.

Lanjutnya, Kota Bandung menjadi urutan yang pertama dibandingkan dengan kota lainnya di Indonesia dalam mendukung dan mengayomi semangat pemuda ini.

“Kota Bandung satu-satunya yang memiliki Peraturan Daerah (Perda) khusus untuk para pemuda. 2,3% Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kita alokasikan untuk para pemuda,” ungkap Emil.

Lanjutnya, dikarenakan semangat para pemuda yang ada di Kota Bandung ini terkadang tak mempunyai wadah atau tempat, dengan alasan itu menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung membangun gedung Bandung Creative Hub dan juga menempatkan sekretariat FEALAC Youth Center di Kota Bandung.

“Selama dua tahun kita berkomitmen untuk membangun gedung ini,” kata Emil.

Ia berharap dengan adanya FEALAC Youth Center dan juga sekretariatnya yang berlokasi di Kota Bandung dapat menjadikan para pemuda ini mempunyai sarana untuk membangun relasi dan jejaring dengan pemuda-pemuda dari negara Asia Timur dan Amerika Latin.

Diplomasi masa depan Indonesia dengan negara lainya adalah komunikasi tentang bertukar pikiran dan saling bekerja sama membuat sebanyak-banyaknya karya untuk memberikan hal yang postif bagi dunia. Ia menambahkan, berbagai krisis yang terjadi di dunia adalah tentang masalah salah menafsirkan satu sama lain.

loading...

Feeds