Program Sanitasi Limbah Berbasis Masyarakat Kota Cimahi Mubazir

Lingkungan Perkantoran Pemkot Cimahi. (ist)

Lingkungan Perkantoran Pemkot Cimahi. (ist)

POJOKBANDUNG.com – Saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi dihadapkan dengan masalah sosial terkait pemanfaatan sanitasi sebagai tempat pembuangan limbah.

Tentu saja hal tersebut menjadi tantangan, bagaimana mengubah pola pikir masyarakat.

Sejauh ini, Pemkot Cimahi sendiri mengalami kesulitan untuk mengubah kebiasaan masyarakat itu. Bahkan, hingga saat ini, masih ada masyarakat yang membuang limbahnya ke sungai. Sehingga berimbas pada pencemaran sungai.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Cimahi, Benny Bachtiar, mengatakan, dalam hal pengelolaan limbah, pemerintah sudah menyediakan Sanitasi Limbah Berbasis Masyarakat (SLBM).

“Kalau pemerintah sudah menyediakan mediumnya tapi tidak dimanfaatkan, jadinya mubazir,” kata Benny, kemarin.

Selain itu, dari sanitasi yang sudah dibangun, kesadaran masyarakat dalam memelihara dan menggunakan sanitasi masih kurang.

“Contohnya, untuk biaya pemeliharaan yang hanya Rp 10 ribu per bulan saja masih sulit,” ucapnya

Dia menjelaskan, Pemerintah menyediakan sanitasi tujuannya agar, aliran sungai menjadi bersih dan termanfaatkan dengan baik melaui pengelolaan air limbah domestik.

“Jadi, kalau masyarakat mengeluh sungai di Cimahi kotor, itu karena masyarakatnya sendiri yang tidak mau berupaya merawat lingkungan,” tuturnya.

Kendati demikian, Pemkot Cimahi tetap akan membangun SLBM untuk kebutuhan publik serta menjalankan amanah dari Pemerintah Pusat.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana pada Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi, Agus Hapriadi, mengatakan, pihaknya akan membangun SLBM tahun 2018 ini.

“Untuk lokasinya masih dipertimbangkan. Antara lain di Citeureup, Cibabat, Melong, dan di Cipageran sebanyak dua titik,” katanya.

Anggaran yang disiapkan untuk pembangunan SLBM di lima titik tersebut, kata dia, sumbernya dari Dana Alokasi Khusus (DAK), dengan besaran Rp 1,9 miliar.

Tahun 2017 lalu, Pemkot Cimahi sudah membuat SLBM di delapan titik. Dengan sumber anggaran yang sama dari dari DAK sebesar Rp 2,8 miliar.

“Satu titiknya itu sekitar Rp 360 juta, Total sejak tahun 2011, SLBM yang sudah dibangun di Kota Cimahi mencapai 40 titik,” pungkasnya.

(gat)

loading...

Feeds

Akan Ada Mini Bandung di Ukraina

Kerjasama ini terbangun setelah Pemkot kota Bandung mendapat mandat Kedutaan Besar Indonesia di Ukraina pada Oktober 2017 untuk mengenalkan budaya …