Tambah 300 Pelanggan Baru, PDAM Bandung Jamin Pelanggan Lama Tetap Dilayani

PDAM Tirtawening Kota Bandung

PDAM Tirtawening Kota Bandung

POJOKBANDUNG.com – Jumlah ambah pelanggan baru PDAM Tirtawening Kota Bandung tahun ini mencapati ingga 300 ribu sambungan. Kendati demikian, pasokan air pada pelanggan lama dijamin tidak akan berkurang.

“Kami justru ingin meningkatkan pelayanan kepada pelanggan lama,” ujar Direktur Utama PDAM Tirtawening Kota Bandung Sonny Salimi kepada wartawan Rabu (10/1).

Sonny memaparkan untuk memenuhi kebutuhan debit air tahun ini pihaknya akan melakukan pembangunan jaringan distribusi utama (PJDU) untuk blok Tegalega dan blok Gedebage.

“Untuk sambungan ke Blok Tegalega, kami akan ‎ membeli air curah sebanyak 200 liter per detik yang akan didistribusikan kepada sekitar 16 ribu pelanggan baru di sekitar blok Tegalega,” tambah Sonny. ‎

Menurut Sonny pembangunan ini diawali pembangunan jaringan distribusi utama yang selanjutnya diikuti dengan pembangunan pipa-pipa lainnya, hingga ke pemasangan sambungan rumah.

Rencananya, pembangunan ini akan menghabiskan waktu sekitar lima bulan, yang akan dimulai pada Januari.

Sementara untuk saluran penyambungan (Spam) Gedebage, akan menghasilkan debit sebesar 700 ltr/detik, dengan distribusi utamanya dari Cikalong.

Sehingga untuk menyambungkan dari pipa-pipa primer sampai sekunder kemudian pembangunan penyambungan sambungan rumah tangga sampai ke meteran pelanggan.

“Itu bisa dimanfaatkan atau dipasarkan untuk sekitar 60 sampai 70 ribu pelanggan baru di wilayah blok Gedebage,” terangnya.

Menurut Sonny, wilayah yang masuk ke blok Gedebage ini adalah wilayah antara Buah Batu tol Buah Batu sampai ke Cibiru.

Untuk kelancaran pembangunan ini, Sonny melakukan kegiatan sosialisasi kepada pihak-pikhak terkait.

Seperti aparat penegak hukum Kejaksaan Negeri, Kejaksaan tinggi, Polrestabes, Polda kemudian juga polsek-polsek bahkan sampai ke Koramil serta tidak aparat kewilayahan Camat, Lurah dan RW, RT.

“Proyek strategis ini bisa dikerjasamakan oleh semua pihak. Pan proses pelaksanaannya diharapkan bisa sesuai dengan desain dan juga sesuai dengan waktu yang telah direncanakan,” tambahnya.

Menurut Sonny, untuk pembangunan ‎jaringan distribusi utama sekitar Rp 27 miliar. Sementara untuk pembangunan instalasi pengolahan air minum yang di Cikalong itu sekitar Rp 60 miliar lebih.
“Untuk semua itu sudah ada pelaksananya, pelaksana lelang pengadaan sistem elektronik LPSE dibantu oleh badan pelayanan lelangan ‘Balap’ kota Bandung dan juga meminta pendampingan dari tim TP4D dari Kejari maupun TP4D Kejati,” paparnya. ‎

Sonny pun mengakui sebagian besar anggarannya dari penyertaan modal pemerintah kota (PMP) dari kota Bandung.

“Sesungguhnya memang kewajiban dari pemerintah kota yang masih mengharus memberikan pernyataan modal kepada kita,” jelasnya.

“Kita masih banyak stok ataupun modal yang belum diberikan pemerintah kota kepada kita karena masih ada, di dalam Perda penyertaan modal yang harus diserahkan kepada PDM Kota Bandung ini sebesar Rp 2 triliun berarti kita masih belum baru Rp 500 juta masih ada slot besar dan ini kita manfaatkan pengembangan di wilayah selatan,” lanjutnya.

Total target penambahan pelanggan sendiri menurut Sonny sekitar 100 ribu pelanggan baru. Diharapkan penyertaan modalnya lancar jadi pembangunannya bisa selesai di akhir 2018 atau di awal 2019 semua bisa menikmati layanan air minum untuk wilayah blok Gedebage dan Tegallega.

Jadi total pelanggan yang existing ada 163 ribu, 10 ribu sampai 15 ribu ada di daerah sebelah selatan Sukarno-Hatta.

Sonny menegaskan penambahan pelanggan tidak akan mengganggu pelanggan lama karena pelanggan lama dominasinya di wilayah sebelah utara Sukarno-Hatta. Sedang program tahun ini bagi pelanggan sebelah selatan wilayah Sukarno Hatta.

” Ini memang akan membutuhkan penambahan air, sebesar 900 liter per detik. Namun, insyaallah tidak akan mengganggu pelanggan lama, justru memperbaiki kondisi yang ada, ” jelas Sonny.

(mur)

 

loading...

Feeds

Jelang Ramadan, yang Baru di J&C Cookies

Mendekati bulan Ramadan 2018, toko kue yang rencananya akan membuka cabang pertamanya di negara tetangga, Singapura, juga mengeluarkan varian terbarunya …