Beras Jadi Penyumbang Inflasi Terbesar di Jabar

Ilustrasi (ist)

Ilustrasi (ist)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Beras menjadi satu komoditas penyumbang inflasi di Jawa Barat. Hampir semua daerah di Jawa Barat turut menyumbang inflasi, kecuali Cirebon.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Wiwiek Sisto Widayat menjelaskan, inflasi beras diduga akan terus bergerak hingga Maret.

“Kita melakukan perluasan wilayah seperti kampung peduli inflasi untuk membantu tekanan, karena di 2017 kita terendah,” tutur Wiwiek, Selasa (9/1).

Tekanan inflasi 2018 diyakini akan lebih tinggi karena Pilkada Serentak. Ini terjadi karena pemerintah membutuhkan dana yang cukup besar. Belum lagi, Asean Game.

Ada pun beberapa kegiatan yang sudah direncanakan untuk terus menyeimbangkan inflasi. Mengingat dari 12 gudang di Jawa Barat, baru tiga gudang yang efektif.

Dari aspek pembayaran, pada triwulan IV 2017 Jawa Barat mengalami penurunan net inflow dibanding sebelumnya dan transaksi melalui sistem pembayaran non tunai khususnya keliling.

“Penurunan Rp 2,5 triliun pada triwulan IV, dibandingkan triwulan III 2017 sebesar Rp 22,9 triliun,” pungkasnya.

(nda)

loading...

Feeds