Perebutan Posisi Belakang Persib Bakal Ketat, Begini Sebabnya

Skuat Persib bandung berlatih di Lapangan Sesko AD. Lapang tersebut dinilai tidak layak untuk latihan sekelas Persib oleh Maraio Gomez. FOTO: FERRY PRAKOSA/RADAR BANDUNG

Skuat Persib bandung berlatih di Lapangan Sesko AD. Lapang tersebut dinilai tidak layak untuk latihan sekelas Persib oleh Maraio Gomez. FOTO: FERRY PRAKOSA/RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, PERSIB – Lini belakang Persib Bandung kini dihuni para pemain yang semakin tangguh. Bahkan, kini ada tiga pemain bintang yang bersaing untuk mengisi slot di posisi bek tengah.

Mereka adalah Achmad ‘Jupe’ Jufriyanto, Bojan ‘Mali’ Malisic, dan Victor Igbonefo. Di luar mereka, ada beberapa nama yang juga akan memperketat persaingan, di antaranya Wildansyah dan pemain muda Indra Mustafa.

Tapi, persaingan memperebutkan posisi bek tengah diprediksi akan terjadi antara Jupe, Mali, dan Igbonefo. Sebab, mereka merupakan pemain kaya pengalaman dan masuk kategori bintang.

Jupe misalnya, ia merupakan bek Tim Nasional Indonesia. Ia juga punya banyak pengalaman di sejumlah tim di Indonesia. Musim lalu, Jupe bahkan sering diplot dengan tugas tambahan sebagai kapten Persib.

Sementara Mali merupakan pemain anyar yang didatangkan pelatih Mario Gomez. Ia pernah menjadi anak asuh Gomez saat masih melatih klub Hongkong, South China. Sang pelatih diyakini paham betul bagaimana kualitas Mali sehingga memboyongnya ke Persib.

Dengan alasan itu, besar kemungkinan Mali akan jadi tumpuan utama Gomez untuk jadi suksesor Vladimir Vujovic yang hengkang ke Bhayangkara FC.

Sedangkan Igbonefo juga berpotensi kuat menjadi pemain utama. Itu karena Gomez sangat menginginkan jasa Igbonefo. Bahkan, demi memenuhi keinginan Gomez, manajemen mengontrak Igbonefo dengan durasi tiga tahun.

Sebab, Igbonefo dilirik banyak tim. Sehingga Persib harus menawarkan kontrak istimewa untuk pemain naturalisasi tersebut. Dengan komposisi empat bek yang kemungkinan dipakai Gomez, artinya akan ada satu pemain yang ‘dikorbankan’. Sebab, posisi fullback akan diisi pemain lain.

Hal itu membuat persaingan memperebutkan posisi inti akan sangat ketat. Igbonefo harus bisa merebut hati Gomez demi mendapat tempat sebagai bagian tim inti. Ia pun tidak gusar dengan persaingan yang ada.

“Sangat bagus (ada persaingan ketat). Karena kalau ada persaingan di tim, semua orang akan siap (untuk bersaing),” ujar Igbonefo.

Menurutnya, persaingan merebut tim inti bukan sesuatu yang negatif. Persaingan justru akan membuat pemain semakin termotivasi memberikan kemampuan terbaiknya saat latihan. Dengan begitu, kepercayaan pelatih akan diberikan.

“Persib punya kualitas pemain yang bagus di lini belakang, banyak pemain berkualitas. Kita semua harus bersaing agar Persib bagus,” jelas Igbonefo.

Eks pemain Persipura Jayapura itu pun siap bersaing secara sehat untuk mendapat jatah bermain. Tapi, soal urusan dimainkan atau tidak dalam pertandingan, ia menyerahkan keputusan itu pada pelatih. Ia yakin pelatih akan memilih pemain yang terbaik untuk berada di tim inti.

“Aku akan selalu percaya dengan pelatih,” pungkasnya.

Dengan kemungkinan Achmad Jufriyanto atau Victor Igbonefo disertakan ke timnas Indonesia yang akan berlaga di Asian Games, maka, Persib memang membutuhkan satu pemain lain di lini belakang, untuk mengisi kekosongan seandainya salah satu atau bahkan keduanya dipanggil untuk memperkuat negara di ajang Asian Games.

Keberadaan Bojan juga memungkinkan Persib untuk melakukan rotasi di jantung pertahanan mereka, sehingga kelelahan akibat jadwal yang padat bisa diantisipasi.

Meskipun kemudian akan muncul permasalahan lain yaitu, siapa di antara ketiga bek tengah tersebut yang bersedia untuk dibangkucadangkan. Jupe adalah sosok pemimpin tim, sementara rasanya begitu boros rasanya mencadangkan pemain seperti Victor ataupun Bojan.

Pelatih baru, Roberto Carlos Mario Gomez, mesti melakukan penanganan yang tepat terkait permasalahan ini. Karena jika tidak, alih-alih memperkuat tim, justru membuat kondisi tim menjadi kurang kondusif.

 (pra)

loading...

Feeds

Jelang Ramadan, yang Baru di J&C Cookies

Mendekati bulan Ramadan 2018, toko kue yang rencananya akan membuka cabang pertamanya di negara tetangga, Singapura, juga mengeluarkan varian terbarunya …