Ini Kata Bojan Malisic Saat Dituntut Harus Mampu Gantikan Vladimir Vujovic

Bojan Malisic. Foto: Rivan Mandala/persib

Bojan Malisic. Foto: Rivan Mandala/persib

POJOKBANDUNG.com, PERSIB – Sosok Vladimir Vujovic cukup lekat di ingatan Bobotoh. Memperkuat Persib Bandung sejak 2014, pemain yang akrab disapa Vlado itu memilih berpisah dengan ‘Maung Bandung’ setelah Liga 1 2017 berakhir. Ia melanjutkan karirnya bersama Bhayangkara FC.

Vlado sendiri begitu dicintai Bobotoh. Sebab, ia merupakan salah seorang pemain kunci di balik kejayaan Persib. Di musim perdananya, Vlado sukses membawa Persib menjuarai ISL 2014. Bahkan, ia juga memiliki andil besar dalam raihan gelar juara Piala Presiden 2015 dan Piala Wali Kota Padang 2015.

Totalitas dan loyalitas Vlado pun tak diragukan lagi. Bahkan, ia sering menjadi pemain terdepan saat rekan-rekannya mendapat perlakuan tak sportif dari pemain lawan.

Sebagai bentuk kecintaannya kepada Persib dan Bobotoh, Vlado bahkan sampai membuat buku berjudul ‘Hati Biru’. Buku itu berisi perjalanan Vlado dan Persib, termasuk sisi lain yang selama ini tidak diketahui publik.

Setelah Vlado hengkang, pelatih Mario Gomez mendatangkan Bojan Malisic. Pemain asal Serbia itu diplot untuk mengawal lini belakang Persib agar tetap tangguh.

Harapan Bobotoh pun cukup tinggi pada sosok pemain yang akrab disapa Mali itu. Ia diharapkan bisa menjadi suksesor Vlado. Sehingga, kedatangan Mali seolah dibayangi nama besar Vlado yang merupakan salah seorang pemain paling sukses di Persib.

Tapi, Mali sendiri tidak merasa terbebani untuk menggantikan sosok Vlado yang begitu dicintai Bobotoh. Ia pun menegaskan tidak merasa tertekan.

Ia beranggapan, kecintaan Bobotoh akan datang padanya secara otomatis jika tampil apik di lapangan. Sehingga, ia tidak menargetkan diri untuk ‘mencuri’ cinta Bobotoh kepada Vlado dan mengalihkannya pada dirinya.

“Tidak ada tekanan (menggantikan sosok Vlado). Jika kamu beri 100 persen kemampuan di setiap laga dan berjuang untuk tim, fans akan memberi dukungan dengan sendirinya,” kata Mali.

Menurutnya, jika seorang pemain dicintai oleh suporter, maka suporter akan setia dalam memberikan dukungan. Mereka akan memberi dorongan energi agar sang pemain selalu tampil dalam kemampuan terbaiknya.

“Jika kamu mengalami kekalahan, mereka akan tetap mendukung kamu. Saya menyukai tekanan, tapi saya tidak merasakan (menggantikan nama besar Vlado) sebagai tekanan,” ujar Mali.

(pra)

loading...

Feeds

Jelang Ramadan, yang Baru di J&C Cookies

Mendekati bulan Ramadan 2018, toko kue yang rencananya akan membuka cabang pertamanya di negara tetangga, Singapura, juga mengeluarkan varian terbarunya …