Demokrat Klaim Dobel DM Lebih Unggul di Pilgub Jabar

Dedi Mulyadi dan Deddy Mizwar. ist for jawa pos

Dedi Mulyadi dan Deddy Mizwar. ist for jawa pos

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Partai Demokrat siap memenangkan pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar 2018. Pasangan berjuluk 2DM atau “dobel DM” itu diklaim semakin solid sejak dipertemukan beberapa pekan lalu.

Sekretaris DPD Demokrat Jabar Asep Wahyuwijaya menegaskan, ketetapan Golkar menjadikan Deddy Mizwar sebagai Calon Gubernur dan Dedi Mulyadi sebagai Wakil Gubernur, membuat Partai Demokrat lebih bersemangat melanjutkan kursi gubernur-wakil gubernur pasca-kekuasaan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar periode 2013-2018 nanti.

“Jujur saja secara politik kami sempat waswas, apakah Pak Demiz (Deddy Mizwar) akan menjadi calon nomer satu dari Golkar atau tidak. Mengingat dalam logika sederhana Golkar punya 17 kursi, kita 12 kursi. Di sana ketua DPD-nya. Tapi momentum Pak Demiz ke Golkar berbuah manis, penetapan Golkar menjadi titik balik,” kata Asep, di Bandung, Minggu (7/1/2018).

Menurutnya kesediaan Dedi Mulyadi sebagai cawagub membuat Demokrat begitu merasa dihormati dan membuat hubungan kedua partai semakin menguat. Hal ini juga membuat kepercayaan diri kader semakin kuat untuk memenangkan pasangan tersebut.

“Kelegowoan Dedi Mulyadi menjadikan kondisi mereka sangat prima untuk masuk ke ajang kontestasi,” tuturnya.

Pihaknya mengaku telah mematangkan agenda pada 9 Januari mendatang untuk mendeklarasikan pasangan tersebut sekaligus mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat.

“Golkar dan Demokrat sudah bersiap maju ke medan laga,” tegasnya.

Ia menilai, dengan munculnya wacana empat pasangan pada Pilgub Jabar 2018, akan membuat persaingan sama rata dan sama kuat.

Namun dia mengaku tidak gentar dengan formasi ini, mengingat peluang menang 2DM diyakini lebih tinggi dibanding calon lain, berdasarkan hasil survey terbaru.

“Ternyata sesuai dengan harapan publik. Begitu Demiz keluar dari Gerindra, itu hikmah buat kami karena pasangan Demiz-Syaikhu itu kurang, lain dengan pasangan Demiz-Dedi. Jadi ini berkah buat kami, pasangan ini adalah obat bagi orang yang sabar dan ikhlas,” ujar dia.

Ia memastikan, hasil survei menunjukkan pasangan calon yang diusungnya paling unggul dibanding calon lain, meski selintas terkesan sama kuat.

“Semua kekuatannya sama, tapi kami lebih unggul, jujur saja,” tegasnya.

(atp/pojokbandung)

 

loading...

Feeds