Ini Sejumlah Jalur Alternatif Menuju Lembang, Perhatikan Juga Bahayanya

Kemacetan di jalur Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Foto: Riana Setiawan/Radar Bandung

Kemacetan di jalur Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Foto: Riana Setiawan/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com – Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat mengimbau seluruh pengendara baik mobil dan motor agar lebih waspada saat melalui jalur alternatif. Sebab, jalur alternatif memiliki tanjakan dan tikungan curam, sehingga cukup menyulitkan pengendara ketika terjadi kemacetan panjang.

Ada tiga jalur alternatif yang dapat ditempuh menuju Lembang. Dari arah Kota Bandung, pengendara bisa menggunakan Jalan Mekarwangi menuju Maribaya dengan pintu masuk dekat Terminal Dago sebelah kiri.

Bisa juga melalui Jalan Cijeruk melalui Punclut via Ciumbuleuit serta Jalan Terusan Sersan Bajuri-Parongpong-Lembang dengan pintu masuk di Jalan Setiabudi dekat Kampus UPI.

Baca Juga:

Wisatawan Minta Dibuatkan Jalur Alternatif ke Lembang

Lembang Kini Lengang, Libur Tahun Baru Siap-siap Mengular

Kedua, jalur alternatif dari Kota Cimahi. Para pengendara bisa melalui jalan Kolonel Masturi hingga ke Parongpong dan bertemu di pertigaan Jalan Kolonel Masturi-Lembang dekat Grand Hotel Lembang.

Jalur lain yang bisa ditempuh yaitu melalui Jalan Cihanjuang-Kolonel Masturi-Lembang.

Sementara jalur alternatif terakhir dapat ditempuh para pengendara yang keluar melalui pintu Tol Pasteur dengan melintasi Jalan Surya Sumantri menuju Parongpong-Lembang melalui Ciwaruga.

Beberapa jalur tersebut menjadi alternatif untuk menghindari kemacetan di Jalan Raya Lembang-Bandung.

Kepala Dinas Perhubungan KBB Ade Komarudin didampingi Kabid Teknik dan Prasarana Fauzan mengungkapkan, jalur alternatif memang menjadi pilihan pengendara agar menghindari kemacetan panjang terutama pada saat libur tahun baru nanti.

Baca Juga:

Kebakaran Landa Deretan Kios Jagung di Lembang

Pasca-bus Terguling, Polisi Rekayasa Jalur Lembang

Namun, pengendara juga diminta tetap waspada dan berhati-hati karena kemungkinan terjadinya hal yang tidak diinginkan bisa terjadi.

“Apalagi kalau turun hujan, kerawanan terjadinya longsor dan jalan yang curam menjadi kewaspadaan pengendara yang melalui jalur alternatif,” kata Ade.

Menurut dia, kondisi jalur alternatif tak selebar jalan utama. Selain itu, juga banyak tikungan dan tanjakan curam serta minim penerangan jalan umum.

loading...

Feeds

Telkomsel dan Erajaya Hadirkan HALO Device Plan

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA–Dalam rangka mengakselerasi perkembangan ekosistem digital di Indonesia yang berbasis pilar Device, Network, and Application (DNA), Telkomsel bekerjasama dengan …