Polsek Cipatat Waspadai Lonjakan Kendaraan Jelang Tahun Baru

Kapolsek Cipatat Kompol Asep Nandang (Tengah) saat memimpin brifing di Aula Polsek Cipatat Jalan Raya Cipatat, Sabtu (30/12/2017).. Foto: Gatot Puji Utomo/Radar Bandung

Kapolsek Cipatat Kompol Asep Nandang (Tengah) saat memimpin brifing di Aula Polsek Cipatat Jalan Raya Cipatat, Sabtu (30/12/2017).. Foto: Gatot Puji Utomo/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com – Kepadatan arus lalu-lintas di wilayah Cipatat Kabupaten Bandung Barat diperkirakan meningkat pada Minggu (31/12/2017). Terlebih, di wilayah tersebut merupakan jalur lintas antar kota.

Kapolsek Cipatat Kompol Asep Nandang mengatakan, menjelang tahun baru 2018, Jalan Raya Cipatat akan dilalui oleh pengendara yang hendak berwisata ke arah Lembang maupun yang akan menyambut tahun baru baik di Kota Cimahi maupun Kota Bandung.

“Jelang tahun baru ini kan banyak yang liburan, sehingga akan ada kepadatan kendaraan terutama yang melintas dari arah barat ke timur,” kata Asep Nandang, usai brifing bersama seluruh anggota Polsek Cipatat, di Aula rapat Polsek Cipatat, Sabtu (30/12/2017).

Anggota Polsek Cipatat melakukan pengamanan arus lalu lintas di Jalan Raya Cipatat, Sabtu (30/12/2017). Foto: Gatot Puji Utomo/Radar Bandung

Dari hasil pemetaan jalur yang telah dilaksanakan, lanjut Asep, ada beberapa faktor yang mengakibatkan terjadinya kemacetan di jalur Cipatat. Salah satunya yakni, kontur jalan yang menanjak dan berkelok-kelok. Sehingga kendaraan yang melintas di jalan raya Cipatat akan melamban.

“Sebetulnya tidak ada trouble spot di Cipatat, hanya kontur jalannya saja,” ucapnya.

Akan tetapi, apabila terjadi penumpukan kendaraan yang kemudian terjadi stuck, kata Asep, pihaknya akan melakukan pengalihan jalur sementara. Jalur alternatif lainnya yakni jalur Cirata-Cikalong. Jalur tersebut bisa langsung sampai ke tol Padalarang.

“Kita sudah antisipasi agar jalur lalu intas di Jalan Raya Cipatat tetap kondusif dan nyaman untuk dilalui,” ujarnya.

Sementara itu, untuk mengamankan arus lalu lintas di jalur Cipatat, Asep menyebutkan, pihaknya menurunkan sebanyak 50 personel. Dari 50 personel itu dibagi dua (25-25). Ada yang di lapangan, dan ada juga yang bertugas rutin seperti patroli maupun melakukan giat pengamanan wilayah.

“Anggota akan diturunkan sesuai tugasnya masing-masing. Namun untuk jumlah personel bisa ditambah sesuai kebutuhan. Jadi kondisional saja,” tuturnya.

Tanpa bisa diprediksi, kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) bisa terjadi dan menimpa siapa saja. Oleh karena itu, Asep mengimbau bagi pengendara agar taat aturan lalu lintas. Sebab, awal dari lakalantas diakibatkan dengan ketidakdisiplinan pengendara itu sendiri.

“Jadi, untuk mencegah lakalantas, masyarakat diharapkan selalu menaati peraturan lalu lintas,” pungkasnya.

(gat)

loading...

Feeds

Telkomsel dan Erajaya Hadirkan HALO Device Plan

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA–Dalam rangka mengakselerasi perkembangan ekosistem digital di Indonesia yang berbasis pilar Device, Network, and Application (DNA), Telkomsel bekerjasama dengan …