Pasca-bus Terguling, Polisi Rekayasa Jalur Lembang

Kondisi bus pariwisata pengangkut rombongan anak-anak pesantren asal Tangerang, usai dievakuasi‎ oleh Satlantas Polres Cimahi. Foto: Gatot Puji Utomo/Radar Bandung

Kondisi bus pariwisata pengangkut rombongan anak-anak pesantren asal Tangerang, usai dievakuasi‎ oleh Satlantas Polres Cimahi. Foto: Gatot Puji Utomo/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com – Jalur wisata dari arah Jalan Kolonel Masturi Kota Cimahi menuju kawasan wisata Lembang Kabupaten Bandung Barat (KBB) terpaksa di alihkan untuk sementara waktu.

Hal itu dilakukan pasca-tergulingnya bus pariwisata di Kampung Keramat Desa Cikahuripan Kecamatan Lembang, Rabu (27/12/2017) kemarin.

Kasat Lantas Polres Cimahi, AKP Suharto, mengatakan pihaknya melakukan rekayasa jalur lalu lintas dari Lembang ke Cisarua dengan mengalihkan ke Jalan Setiabudi.

“Tapi, dari arah Cisarua ke Lembang bisa dilalui. Jadi, untuk sementara dialihkan dulu jalurnya. Karena khawatir kembali terjadi peristiwa serupa dan penumpukan kendaraan,” kata Suharto.

Suharto menyatakan, adanya bus yang terguling hingga menghalangi jalan Kolonel Masturi tersebut, membuat arus lalu lintas di jalan raya Lembang mengalami kepadatan kendaraan.

Dengan begitu, ia pun mengimbau agar pengemudi tetap bersabar dan mematuhi imbauan petugas kepolisian di lapangan.

“Jalan ini (Kolonel Masturi) merupakan jalur alternatif. Sehingga wisatawan lebih memilih ke jalur tersebut,” pungkasnya.

Sebelumnya, bus dengan nomor polisi F 7503 WE terguling saat hendak melewati jalan tanjakan, kemarin. Bus terguling karena menghindari pemotor yang berhenti tiba-tiba di depan bus.

Bus yang membawa sebanyak 25 orang pelajar asal Tangerang itu pun berhenti mendadak tepat di jalan tanjakan. Beruntung, dalam peristiwa tersebut tak memakan korban jiwa.

Salah seorang penumpang bus Muklis (18) menyebutkan, bus terpaksa berhenti mendadak karena menghindari sepeda motor yang sedang memutar arah.

“Sopir langsung ngerem, ditambah rem tangan juga. Tapi karena pas ditanjakan, mobil jadinya mundur karena gak kuat naik setelah berhenti mendadak,” ungkapnya.

Ia mengaku, bersama rombongan akan berwisata ke Kampung Gajah. Namun dengan peristiwa itu, para siswa pesantren Bani Tamim Tangerang tersebut gagal melanjutkan rekreasinya.

“Gak apa-apa, yang penting semuanya selamat,” ucapnya.

(gat)

loading...

Feeds

Telkomsel dan Erajaya Hadirkan HALO Device Plan

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA–Dalam rangka mengakselerasi perkembangan ekosistem digital di Indonesia yang berbasis pilar Device, Network, and Application (DNA), Telkomsel bekerjasama dengan …