WOW! 80 Koruptor Dapat Remisi Natal, Apa Kata KPK?

Pimpinan KPK Saut Situmorang. (Atep Kurniawan/Pojokbandung)

Pimpinan KPK Saut Situmorang. (Atep Kurniawan/Pojokbandung)

POJOKBANDUNG.com – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang angkat bicara perihal kebijakan Ditjen Pas Kemenkumham yang memberikan remisi Hari Natal kepada 80 orang narapidana kasus korupsi.

Saut Situmorang menyatakan, pemberian remisi memang wewenang dari Ditjen Pas Kemenkumham, sehingga KPK tidak bisa mencampuri urusan internal lembaga yang dipimpin oleh Yasonna Laoly tersebut.

“Kalau memang itu hak warga binaan sesuai UU yang kita miliki, tentu itu (pemberian remisi) legal dan menjadi hak warga binaan,” kata Saut kepada JawaPos.com (grup pojokbandung).

Kendati pemberian remisi merupakan wewenang yang dimiliki pihak Ditjen Pas, namun menurutnya hal itu i perlu dikaji ulang. Sebab tidak sesuai dengan program pemerintah yang tengah gencar memberantas korupsi.

“Kalau kita dekati dari sisi pencegahan dan efek jera, ya kita masih perlu jalan panjang debat tentang itu (pemberian remisi),” tegas mantan Kepala Staf Badan Intelijen Negara (BON) tersebut.

Sebelumnya, berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM, Hari Natal kemarin, pemerintah memberi remisi kepada 9.333 narapidana yang beragama Nasrani.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 9.158 orang mendapat remisi khusus I atau pengurangan masa tahanan. Rinciannya, 2338 orang mendapat potongan masa tahanan 15 hari, 5.895 orang dipotong masa tahanannya 1 bulan.

Lalu, 745 orang mendapat remisi pengurangan masa tahanan 1 bulan 15 hari dan 2 bulan untuk 180 orang. Kemudian 175 orang mendapat remisi khusus II alias langsung bebas.

Dari ribuan jumlah warga binaan yang mendapat remisi, sebanyak 80 orang terpidana kasus korupsi (koruptor), juga mendapat remisi khusus I, selain Napi kasus tindak pidana khusus lain seperti terorisme sebanyak 1 orang, dan Napi kasus Narkotika sebanyak 847 orang.

“Untuk terpidana korupsi ada 80 orang yang mendapat RK I (Remisi Khusus) Natal,” terang Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen Pas, Ade Kusmanto, kepada JawaPos.com Minggu (25/12).

(ipp/JPC)

loading...

Feeds

Ini Pemain yang Siap Jadi Sayap Persib

Okto pun mengaku ada perwakilan Persib yang menghubungi dirinya untuk mengikuti seleksi. Dirinya diminta segera unjuk kemampuan dalam sesi latihan …