Tangkuban Parahu Masih Favorit, Lembang Disergap Macet Parah

Wisatawan menikmati suasana Gunung Tangkuban Parahu, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (25/12/2017). FOTO: RIANA SETIAWAN/RADAR BANDUNG

Wisatawan menikmati suasana Gunung Tangkuban Parahu, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (25/12/2017). FOTO: RIANA SETIAWAN/RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG –  Sejumlah tempat wisata di Bandung Raya menjadi tujuan para wisatawan. Gunung Tangkuban Parahu masih menjadi kawasan wisata favorit dalam libur panjang di penghujung 2017 ini.

Wisatawan lokal masih mendominasi. Namun banyak pula terlihat wisatawan mancanegara hilir mudik dan mengabadikan pemandangan indah di sekitar kawah Tangkuban Parahu.

“Saya sudah beberapa kali ke sini (Tangkuban Parahu), tapi memang ini jadi favorit kalau sedang liburan,” ujar Heri, warga asal Antapani, Bandung, Senin (25/12/2017).

Pihak pengelola sudah sejak awal mengantisipasi lonjakan pengunjung.  Salah satunya, penambahan tenaga di tempat tiket masuk serta penambahan areal parkir.

Baca Juga:

Artis Hollywood Ini Bikin Video dan Pamer Foto Syur Waktu Liburan di Bali

Wulan Guritno Liburan di Pantai, Berbikini Hitam dan Pamer Tato

Pengelola pun memberi pengarahan kepada para tukang ojek dan pedagang asongan. Mereka diarahkan untuk dapat memberikan keramahan dan perilaku yang baik kepada para pengunjung, sehingga tidak muncul sikap kecewa dan ketidakpuasan dari para wisatawan musiman itu.

“Dari mulai Sabtu kemarin sudah banyak yang datang ke sini, lumayanlah,”ujar Asep, salah seorang pedagang asongan.

Selain menuju Tangkuban Parahu, kawasan favorit lainnya  seperti Farmhouse, Floating Market, juga padat pengunjung. Akibatnya, seperti sudah diduga, kawasan Lembang selalu macet dengan meningkatnya arus wisatawan. Otomatis, kendaraan di jalur utama menuju lembang mengular.

Pantauan pada Senin (25/5/2017), kepadatan arus kendaraan terjadi di setiap jalur yang mengarah ke Kota Bandung melalui jalan protokol dan jalan alternatif.

Polisi yang sejak beberapa hari lalu berjaga di tiap ruas persimpangan jalan dan lokasi wisata, kini masih tetap antisipasi berjaga.

Seperti yang melakukan buka tutup kendaraan pada dari Minggu (24/12/2017) pagi, menjelang siang aparat Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi juga melakukan sistem satu arah (one way) untuk dua arah jalur Bandung-Lembang. Rekayasa ini sudah dilakukan sebanyak lebih dari 10 kali sejak pagi tadi.

Baca Juga:

Yuk! Isi Liburan Sekolah ke Museum Gedung Sate

Liburan Saat Cuaca Tak Menentu, Siapkan Aplikasi Ini di Ponsel Anda

Kasatlantas Polres Cimahi AKP Suharto mengatakan, untuk mengurai kepadatan kendaraan sejak tadi pagi sekitar pukul 08.00 timnya sudah melakukan sistem one way dari arah Lembang-Bandung maupun sebaliknya.

“Akan selalu di lalukan one way dari dua arah demi memperlancar laju kendaraan dan mengurai kepadatan di Lembang,” ujarnya saat ditemui di Pertigaan Grand Hotel Lembang.

Suharto mengatakan one way dilakukan di pertigaan Grand Hotel Lembang dan di pertigaan Beatrix selama maksimal 15 menit.

Padatnya kendaraan di titik kemacetan Pasar Panorama Lembang juga mengharuskan Satlantas merekayasa lalulintas dengan mengalihkan laju kendaraan dari arah Subang dan Bandung ke arah Sespim dan keluar ke Sesko AU.

Selain itu jalur-jalur alternatif menuju Bandung, seperti jalur Punclut dan Dago Bengkok juga masih menjadi akses andalan bagi pelancong yang berasal dari jalur Subang menuju kota Bandung.

(cr1/bie)

loading...

Feeds

Ini 10 Peserta Terbaik IndonesiaNEXT

  POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Telkomsel mengumumkan 10 peserta terbaik IndonesiaNEXT 2017 yang terpilih menjadi peserta terbaik nasional setelah melalui berbagai tahapan …

Duh! Cimahi Kekurangan Guru

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi, secara keseluruhan tenaga pengajar di tingkat Sekolah Dasar (SD) yang berstatus PNS …