Yamaha Membangun Kualitas SDM Melalui Program YES

Program training YES (Yamaha Engineering School). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/Radar Bandung

Program training YES (Yamaha Engineering School). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Upaya Yamaha dalam bidang pendidikan terus dilakukan dalam berbagai kegiatan. Di antaranya dilakukan dalam bentuk pelatihan bagi pengembangan sumber daya manusia.  Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) juga menyelenggarakan suatu program training untuk generasi muda demi memiliki kemampuan yang dapat diandalkan.

Program training ini sejak awal berkibar dengan nama YES atau Yamaha Engineering School, yang angkatan pertamanya telah dimulai sejak tahun 1990. Rangkaian kegiatan pelatihan untuk 24 siswa di area Jawa Barat Angkatan ke-XI tahun 2017 telah dimulai sejak akhir Juli 2017 lalu. Kini memasuki tahap kelulusan melalui penutupan rangkaian kegiatan YES.

“Ini merupakan salah satu kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) dalam dunia pendidikan. Dan tujuan training ini adalah untuk memberi bekal teknik sepeda motor Yamaha dan wirausaha perbengkelan sehingga lulusannya akan mampu menjadi pengusaha bengkel atau menjadi teknisi sepeda motor Yamaha yang bisa diandalkan,” ujar Doddy Nur Susanto, Koordinator After Sales DDS II Jawa Barat.

Baca Juga:

Bank Bjb Optimis Pertumbuhan Bisnis 2018

Air Supply Manjakan Nasabah Bank Bjb

Upacara penutupan sendiri dilakukan di Yamaha Motor Engineering Training Center, Yamaha Flagship Shop (Yamaha DDS-II Jawa Barat)  Jalan Soekarno Hatta No. 474 A, Bandung.

Program YES hingga saat ini telah menghasilkan 4500 lulusan dari seluruh Indonesia. Menurut Doddy, mereka telah terserap dan berkarir di bidang teknik otomotif. “Lulusan dari sini kita siapkan agar mereka siap bekerja dan handal dalam bidangnya,” tambahnya.

Dengan masa pendidikan 4,5 bulan, siswa diberi materi dengan kurikulum 1,5 bulan teori, 1,5 bulan  praktek dan 1,5 bulan OJT di bengkel resmi Yamaha. Untukn ini, siswa lebih mendalami sistem Dpack, yaitu suatu sistem yang memudahkan teknisi dalam melakukan pelayanan kepada costumer dan juga Damkar “Keselamatan dan Kesehatan Kerja”.

Materi pelatihan, ditegaskan oleh Doddy, telah saling menyesuaikan dengan kurikulum umum yang ada dan berlaku. Bahkan, dirancang selaras dengan dunia kerja secara umum. Sedangkan program YES di Jawa Barat diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan sumber daya manusia siap pakai.

Baca Juga:

PT BIJB AD – PP Properti Kembangkan Kawasan Aerocity

Ingat! SKY HOUSE BSD+ Rumah Pintar Terkemuka, Grand Launching 16 Desember Ini

“Diharapkan dari seluruh siswa tumbuh sikap positif serta attituted tinggi terhadap berbagai permasalahan teknik sepeda motor. Ditekankan pula untuk selalu merespon terknologi terkini yang perkembangannya terbilang pesat dan juga memudahkan supply kebutuhan teknisi di bengkel resmi Yamaha khususnya bengkel sepeda motor di tempat asal mereka.”

Salah satu siswa yang mengikuti training YES adalah Mita Fauzi, wanita asal Cirebon ini tertarik untuk ikut sekolah Yamaha ini adalah karena merasa tertantang dengan dunia otomotif. “Jangan pria aja yang bisa tentang teknik, kita juga kaum hawa harus bisa buktiin kalo kita bisa seperti mereka,” ujarnya. Alumni SMKN 1 Jatibarang ini mengatakan banyak ilmu yang ia dapatkan dalam program training kali ini. Selepas dari YES, mita berencana untuk mengikuti tes recruitment yang diselenggarakan oleh Yamaha DDS II Jabar.

Program YES Jawa Barat sudah dimulai sejak 2007 dan tersebar di kota-kota lain selain Bandung, yaitu Surabaya, Jakarta, Semarang, Bali, Medan, Palembang, Padang, Jambi ,Pontianak, Makassar, Medan, Pekanbaru, dan Banjarmasin.

(cr2)

loading...

Feeds

Jelang Ramadan, yang Baru di J&C Cookies

Mendekati bulan Ramadan 2018, toko kue yang rencananya akan membuka cabang pertamanya di negara tetangga, Singapura, juga mengeluarkan varian terbarunya …