Tegangnya Palagan Ambarawa di Cimahi

Teatrikal pertempuran Palagan Ambarawa di Brigif, Cimahi. Foto: Gatot Puji Utomo/Radar Bandung

Teatrikal pertempuran Palagan Ambarawa di Brigif, Cimahi. Foto: Gatot Puji Utomo/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com – Letupan tembakan senjata membuat masyarakat ketakutan hingga mereka lari terbirit-birit untuk menyemalamatkan diri dari serangan sekutu. Seketika itu pula suasana di Brigade Infanteri (Brigif), Kota Cimahi, Jumat (15/12) itu semakin genting.

Pertumpahan darah pun tersaji setelah para sekutu menyerang dalam perang Palagan Ambarawa. Para pejuang maupun sekutu banyak yang tewas tergeletak di lokasi pertempuran.

Kepulan asap merah dan hijau serta teriakan ‘Merdeka’ dari pejuang Palagan Ambarawa, membangkitkan semangat juang untuk mengusir para penjajah dan sekutu.

Baca Juga:

Seni Bandung #1 Ditutup, sampai Jumpa di Seni Bandung #2 2018

Go Ahead Festival, Surga Pecinta Ragam Seni

Tak ingin daerahnya dikuasi oleh penjajah dan sekutu, pejuang Palagan Ambarawa, terlihat terus melakukan perlawanan untuk mengusir para penjajah.

Demikian lah yang tersaji pada acara teatrikal pertempuran Palagan Ambarawa di Brigif, Cimahi, Jumat (15/12/2017).

Kapten Inf Agus Wawan Purtiwann mengatakan, Dalam teatrikal tersebut menceritakan bahwa, sebuah peristiwa perlawanan rakyat terhadap Sekutu yang terjadi di Ambarawa  selatan Semarang, Jawa Tengah.

“Ini kita lakukan sebagai dedikasi untuk para pahlawan yang turut berjuang pada pertempuran plagan Ambarawa,” kata Agus, di Brigif, Jalan Baros.

Baca Juga:

Walikota Cimahi Janjikan Gedung Kesenian

Wagub Jabar Deddy Mizwar Sarankan Degung Berkolaborasi dengan Seni Modern

Dalam teatrikal tersebut, pihaknya menurunkan anggota Bintaldam Kodam III Siliwangi, Komunitas atau penggiat kesejarahan seperti Historia Van Bandung, Komunitas Jip Militer (KJM), Siswa SMK Kartika dan Personel dari Batalion.

“Kami mengambil tema ini karena biasanya kami menyelenggarakan kegiatan yang berkaitan dengan kedaerahan, seperti Bandung Lautan Api atau pertempuran pertempuran di Wilayah Jawa Barat,” katanya.

Sementara itu, tak hanya dihadiri oleh tamu undangan, aksi teatrikal pun mendapat apresiasi dari para tamu undangan maupun peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut.

(gat)

loading...

Feeds