Berikut Ini Data Korban Tewas dan Kerusakan Akibat Gempabumi Tasikmalaya

Gempabumi 73 SR berpusat di Tasikmalaya (bmkg)

Gempabumi 73 SR berpusat di Tasikmalaya (bmkg)

Berikut Ini Data Korban Tewas dan Kerusakan Akibat Gempabumi Tasikmalaya

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata kerusakan yang diakibatkan gempa bumi yang terjadi di Tasikmalaya, Jawa Barat, yang berkekuatan 7,3 Skala Richter, pukul 23.47 WIB, Jumat (15/12/2017).

“Dampak gempa, terdapat banyak rumah dan bangunan mengalami kerusakan di banyak daerah. Data sementara telah dilaporkan BPBD ke Pusdalops BNPB,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan persnya, Sabtu 16/12) dini hari.

Selain bangunan, BNPB juga melaporkan salah seorang warga tewas tertimpa bangunan. Dia adalah Hj. Dede Lutfi, 62 Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis.

Berikut dampak gempa yang berhasil di data BNPB:

  1. Di Kabupaten Pangandaran terdapat 3 rumah rusak berat dan 3 rumah rusak ringan beberapa kerusakan rumah di Kecamatan Cimerak, Kecamatan Pangandaran, dan Kecamatan Sidamulih.
  2. Di Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis terdapat beberapa rumah ambruk dan rusak. 1 orang meninggal dunia (Hj. Dede Lutfi, 62) dan 2 luka-luka tertimpa bangunan roboh.
  3. Di Banyumas terdapat 6 rumah rusak berat dan kerusakan di RSUD Banyumas, tembok retak dan pasien dievakuasi ke luar bangunan.
  4. Di Kebumen terdapat 2 orang luka-luka tertimpa rumah roboh.
  5. Di Kecamatan Ajibarang Banyumas terdapat 1 rumah roboh.
  6. Di Kota Pekalongan terdapat 1 orang luka-luka terimpa bangunan roboh.

“Pendataan masih dilakukan. Update akan disampaikan lebih lanjut,” kata Sutopo.

Sementara itu, gempabumi tersebut membuat panik warga di pesisir pantai Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Mereka berlarian ke tempat yang lebih tinggi pada Sabtu dini hari (16/12/2017).

Kordintaor Relawan Badan Penanggulangan Bencana Kecamatan Cipatujah Rahmat Saputra menyatakan sampai Sabtu pukul 01.28, belum ada pergerakan air laut.

Hanya saja, sebagian warga berhamburan keluar rumah dan bangunan.

“Warga saat ini bersiaga, bahkan sebagian sudah mengungsi,” katanya saat dihubungi Radar Tasikmalaya (Jawa Pos Group).

Sampai saat ini ia belum menerima laporan atau informasi adanya korban jiwa akibat gempa tersebut. Namun beberapa rumah mengalami kerusakan.

“Kalau untuk jumlah belum ada, tapi katanya pada rusak,” ujarnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika sempat menyampaikan peringatan dini tsunami di daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah, akibat gempabumi yang berpusat di di laut 74 km barat daya Kawalu, Tasikmalaya.

Akun Twitter BMKG sempat mencuit: “Peringatan Dini Tsunami di Jabar, DIY dan Jateng,” tulis akun tersebut pada Sabtu (16/12/2017) dini hari.

Dari cuitan itu diketahui juga kedalaman gempa sekitar 105 kilometer. Setelah memastikan tidak ada informasi tsunami, beberapa saat kemudian, Twitter BMKG mencabut peringatan tersebut.

“Peringatan dini TSUNAMI yang disebabkan oleh gempa mag:6.9 SR, tanggal: 15-Dec-17 23:47:58 WIB, dinyatakan telah berakhir::BMKG.”

(ujg/mg1/jpnn/pojokbandung)

loading...

Feeds

Ini 10 Peserta Terbaik IndonesiaNEXT

  POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Telkomsel mengumumkan 10 peserta terbaik IndonesiaNEXT 2017 yang terpilih menjadi peserta terbaik nasional setelah melalui berbagai tahapan …

Duh! Cimahi Kekurangan Guru

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi, secara keseluruhan tenaga pengajar di tingkat Sekolah Dasar (SD) yang berstatus PNS …