Survei! Popularitas Aa Gym di Pilgub Jabar Ternyata Segini….

Abdullah Gymnastiar. Foto: dok/JPNN.com

Abdullah Gymnastiar. Foto: dok/JPNN.com

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Popularitas dan elektabilitas Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) untuk menjadi Wakil Gubernur Jabar masih tinggi di mata masyarakat Jawa Barat. Namun, peluang pimpinan pesantren Daarut Tauhid itu maju sangat kecil.

Survei terbaru yang dilakukan eLSID (Lingkar Studi Informasi dan Demokrasi) untuk wakil Ridwan Kamil, tingkat popularitas Aa Gym sebesar 22,8 persen.

Di bawah Aa Gym ada Uu Ruzhanul Ulum 19,8 persen, Daniel Muttaqien 12,3 persen, Maman Imanul Haq 10,4 persen dan Syaiful Huda 9,7 persen. Sedangkan yang belum menentukan pilihan berada di 25 persen.

“Hasil itu dari simulasi jika lima pasangan. Aa Gym memang paling tinggi,” ujar direktur eLSID Dedi Barnadi, saat merilis hasil survei tersebut, di kawasan Jalan Trunojoyo, Bandung, Kamis (14/12/2017).

Baca Juga:

Sebelum Deklarasikan Sudrajat, Prabowo Minta Nasihat pada Ulama-ulama Ini

Gerindra Deklarasikan Mayjen Sudrajat Sebagai Calon Gubernur Jabar 2018

Namun, karena Aa Gym sejauh ini masih tidak berpolitik dan kemungkinan maju sangat kecil, Dedi melakukan simulasi lagi dengan empat calon kandidat.

Hasil survei yang dilakukan pada 30 November-8 Desember dengan 630 responden itu menempatkan Uu di posisi teratas dengan 34,6%, mengalahkan Maman (30,1%), Daniel (23,4%), dan Huda (20,6%).

Saat simulasi nama tersebut dipasangkan dengan Ridwan Kamil, hasil presentasenya tidak berbeda jauh, meski sengit.

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum meraih 37,1%, sedangkan Ridwan Kamil-Daniel (35,4%), Ridwan Kamil-Maman (34,7%), dan Ridwan Kamil-Huda (33,8%).

Lebih lanjut Dedi menyebut pilgub Jawa Barat 2018 tidak terlepas dari isu lokal yang berkembang saat ini. Faktor kemampuan dalam menyelesaikan permasalahan ekonomi dan faktor agama menjadi elemen masyarakat memilih pemimpin.

Baca Juga:

Sempat Menolak, PPP Perintahkan Uu Ikut Konvensi

Jika PKS Berhasil Dibujuk Gerindra, Deddy Mizwar Terancam Ditinggalkan

Dalam survei ini, alasan memilih pemimpin karena mampu menyelesaikan permasalahan ekonomi dipilih 22,7% responden, faktor kejujuran dipilih 11,5%, keberpihakan ke masyarakat 10,8%, dan faktor keagamaan 10,5%.

“Faktor keagamaan menjadi alasan yang diperhatikan masyarakat mengingat berbagai fenomena yang muncul belakangan ini. Dia menilai, kondisi yang terjadi saat pilkada DKI Jakarta 2017 akan berpengaruh terhadap pilgub Jawa Barat 2018,” terangnya.

Terlebih, kata dia, barisan koalisi di pilgub Jabar saat ini sangat mirip dengan pilkada Jakarta.

“NasDem, PKB, dan Golkar dukung Ridwan Kamil. Dan sepertinya Gerindra, PKS, dan PAN akan kembali berkoalisi di pilgub Jabar,” katanya.

(bbb)

loading...

Feeds

Biaya Operasional Ambulan Ditanggung Kecamatan

Anggaran oprasional ambulan layanan masyarakat yang merupakan salah satu program Wali Kota Cimahi, pelaksanannya akan menjadi tanggungjawab tiap kecamatan sebagai …