Anggota DPR RI Fraksi PAN, Haerudin: Bangsa tanpa Nilai Akan Rapuh

Anggota DPR RI Fraksi PAN Dapil Jabar XI, Haerudin, S.Ag.,MH foto bersama PPSGS, usai Sosialisasi Konstitusi (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika) di Kampung Baru Desa Mandalakasih Kecamatan Pameungpeuk,Garut, Selasa (12/12/2017).

Anggota DPR RI Fraksi PAN Dapil Jabar XI, Haerudin, S.Ag.,MH foto bersama PPSGS, usai Sosialisasi Konstitusi (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika) di Kampung Baru Desa Mandalakasih Kecamatan Pameungpeuk,Garut, Selasa (12/12/2017).

POJOKBANDUNG.com – Perdebatan tentang Pancasila kembali hangat di tengah-tengah masyarakat. Seakan-akan mengingatkan kembali memori sejarah yang sudah dibangun para pendiri bangsa.

Pembicaraan tentang Pancasila ini hampir dibicarakan semua elemen masyarakat, termasuk masyarakat peternak di Garut Selatan yang tergabung dalam Paguyuban Peternak Sapi Garut Selatan (PPSGS).

Bekerjasama dengan PPSGS, anggota DPR RI Fraksi PAN Dapil Jabar XI, Haerudin, S.Ag., MH. menyelenggarakan Sosialisasi Konstitusi (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika).

Bertempat di Kampung Baru Desa Mandalakasih Kecamatan Pameungpeuk yang dihadiri 150 orang peserta, pada hari Selasa 12 Desember 2017.

Haerudin menuturkan bahwa Pancasila merupakan nilai yang tumbuh dan hidup di nusantara, cara pandang dari konsep turunan segala credo sistem sosial.

Jika nilai ini tidak dipupuk dan dikembangkan dengan semangat kebangsaan maka akan pudar dan tak bermakna.

“Sistem norma ini (Pancasila) seyogyanya menjadi kesadaran kebangsaan kita. Jika tidak menjadi kesadaran kebangsaan maka bagaikan jasad tanpa ruh.” ucap legislator PAN ini. Terlihat antusiasme peserta menyimak kegiatan sosialisasi ini, meskipun sehari-hari yang dijumpai hanya seputar urusan peternakan.

“Pancasila ini menjadi ruh kesadaran kebangsaan kita. Jika ruhnya hilang maka kehidupan kebangsaan sedang menuju ruang akhir yang mengakhiri sejarah bangsa,” katanya.

Para peternak menyadari bahwa profesi mereka sebagai peternak bisa menjadi sumbangsih yang nyata untuk ketahanan pangan bangsa Indonesia, bukti dari rasa kebangsaan mereka.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh beberapa tokoh masyarakat, seperti Bapak Ian tokoh peternak daerah Sancang dan Ustad Suryana tokoh masyarakat desa Mekarsari Cibalong.

Para peternak yang hadir tak hanya dari kecamatan Pameungpeuk, hadir pula para peternak kecamatan Cikelet.

(azm)

loading...

Feeds

Ini 10 Peserta Terbaik IndonesiaNEXT

  POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Telkomsel mengumumkan 10 peserta terbaik IndonesiaNEXT 2017 yang terpilih menjadi peserta terbaik nasional setelah melalui berbagai tahapan …

Duh! Cimahi Kekurangan Guru

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi, secara keseluruhan tenaga pengajar di tingkat Sekolah Dasar (SD) yang berstatus PNS …