Duh! Tiba-tiba Setya Novanto Tidak Bisa Ngomong di Persidangan

Setya Novanto (tengah) di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta. Foto: Ricardo/jpnn

Setya Novanto (tengah) di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta. Foto: Ricardo/jpnn

POJOKBANDUNG.com – Ketua Majelis Hakim Yanto yang memimpin sidang kasus dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-ktp) dengan terdakwa Setya Novanto, mengetuk palu tanda dimulainya persidangan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Rabu (13/12).

Setelah mengetuk palu, Yanto meminta Setya Novanto menempati kursi terdakwa.

Namun saat tanya jawab seputar identitas Ketua Umum DPP Partai Golkar tersebut, Novanto memilih tidak menjawab. Dia hanya berdiam diri.

‎”Nama saudara? Bisa mendengarkan pertanyaan saya,” ujar Hakim Yanto bertanya pada Novanto.

Baca Juga:

Setya Novanto Kecelakaan, Saingan Fortuner Manfaatkan Momentum

Masyarakat Sih Taunya Kecelakaan Papa Novanto Cuma Settingan

Namun Novanto hanya berdiam diri, tak sepatah kata pun yang dia ucapkan menjawab pertanyaan Ketua Majelis Hakim.

Menanggapi hal tersebut, Hakim Yanto tak hilang akal. Dia pun kemudian menanyakan ke jaksa penuntut umum, apakah terdakwa sudah menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum dibawa ke pengadilan.

“Kami ‎sampaikan, setelah dicek dapat menghadiri persidangan. Kondisi kesehatan terdakwa pagi ini baik. Kami membawa dokter yang melakukan eksaminasi,” ucap salah seorang jaksa dari Komisi pemberantasan Korupsi (KPK).

Majelis hakim kemudian memilih untuk memeriksa terlebih dahulu surat-surat yang ada. Termasuk hasil pemeriksaan dari dokter KPK terhadap kondiai kesehatan Novanto.

Baca Juga:

Bikin Penasaran, Novel Baswedan Ditanya Soal Tiang Listrik dan Bakpao

Setya Novanto Celaka, Pedangdut Cantik Ini Rilis Lagu “Cintaku Sekuat Tiang Listik”

Setelah itu, Hakim Yanto kembali mengulang pertanyaan yang sama ke Novanto, termasuk menanyakan apakah dia didampingi penasihat hukum. ‎Namun lagi-lagi tak ada jawaban yang keluar, Novanto hanya berdiam diri, duduk di kursi terdakwa.

Pada persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya menghadirkan dokter dari lembaga antirasuah tersebut untuk memastikan kondisi kesehatan Setya Novanto.

Penuntut umum juga menghadirkan tiga dokter dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

loading...

Feeds