Ssst! Begini Bocoran Taktik Mario Gomez untuk Persib

Pelatih Persib Mario Gomez (kanan) menyapa bobotoh di Stadion Sidolig, Kota Bandung, Minggu (10/12/2017). Foto: Riana Setiawan/Radar Bandung

Pelatih Persib Mario Gomez (kanan) menyapa bobotoh di Stadion Sidolig, Kota Bandung, Minggu (10/12/2017). Foto: Riana Setiawan/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com, PERSIB – Penunjukan Gomez sebagai pelatih Persib musim depan berpotensi membuat gaya permainan. Pelatih asal Argentina itu merupakan pelatih yang memiliki filosofi permainannya lebih mengedepankan pada keseimbangan dengan fokus lini pertahanan.

Sejak di JDT Malaysia, Gomez memang dikenal sebagai pelatih dengan filosofi permainan bertahan. Musim pertamanya di Liga Malaysia, JDT yang berhasil ia bawa meraih gelar juara Liga Super Malaysia dan Piala AFC 2015 tidak terlalu menonjol dalam hal produktivitas.

Pada musim 2015, di kompetisi domestik JDT hanya mencetak 36 gol dari 22 penampilan, tercatat paling sedikit di antara kesebelasan lima besar di Liga Super Malaysia.

Namun JDT memiliki lini pertahanan yang solid karena jumlah kebobolan mereka dalam semusim terhitung sebagai yang paling sedikit di kompetisi, yaitu hanya 18 kebobolan.

Baca Juga:

Persib Ikut Piala Presiden? Tergantung Mario Gomez

Billy Keraf Siap Unjuk Gigi di Depan Mario Gomez, Begini Katanya

“Kami butuh semua pemain saat menguasai bola dan tidak bisa ketika kehilangan bola hanya berjalan,” terang Gomez.

Meski cenderung memiliki filosofi bertahan, namun Gomez mengakui bahwa keseimbangan dalam permainan harus bisa dijaga oleh semua pemainnya.

Kolektivitas menjadi hal dasar dalam pola permainan yang ingin ia diterapkan di Persib. Artinya, ketika timnya menguasai bola semua pemain harus aktif bergerak untuk membangun serangan, begitu pun sebaliknya.

“Semua guru berkata kami tidak bisa bicara hanya tentang serangan dan bertahan dan yang paling penting adalah permainan secara tim dan menang,” kata pelatih bernama lengkap Roberto Carlos Mario Gomez itu.

Baca Juga:

Di Tangan Mario Gomes, Apakah Persib Masih Butuh Michael Essien?

Dedi Kusnandar Tidak Khawatir Dievaluasi Gomez

“Ketika kehilangan bola semua pemain harus ikut bertahan. Ketika menguasai bola semua harus ikut menyerang dan jika kamu lihat sepakbola Eropa, premier league, atau Liga Italia semua melakukan hal itu dan itu normal,” lanjutnya.

Gomez mengaku bahwa untuk mendukung permainan yang ia inginkan di Persib, dirinya butuh pemain yang memiliki kecepatan dan berteknik tinggi. Hal tersebut sangat berguna untuk menjaga keseimbangan permainan baik dalam mode menyerang dan bertahan.

“Saya pikir Persib Bandung mempunyai pemain bagus, pemain lokal yang sangat bagus karena saya mencari informasi dari internet dan dari pelatih lain, jadi kalau kami bisa bekerja bersama kami akan berkembang,” pungkasnya.

(pra)

loading...

Feeds

Akan Ada Mini Bandung di Ukraina

Kerjasama ini terbangun setelah Pemkot kota Bandung mendapat mandat Kedutaan Besar Indonesia di Ukraina pada Oktober 2017 untuk mengenalkan budaya …