Badai Dahlia Ancam Objek Wisata Lembang

Peta lintasan siklon tropis Dahlia (BMKG)

Peta lintasan siklon tropis Dahlia (BMKG)

POJOKBANDUNG.com – Adanya badai angin kecang siklon tropis Dahlia yang menerjang kawasan Lembang Kabupaten Bandung Barat (KBB) beberapa hari lalu membuat sejumlah obyek wisata terpaksa ditutup untuk sementara.

Salah satu wisata alam yang dikelola oleh Perum Perhutani ditutup untuk menghindari para pengunjung dari bahaya pohon tumbang.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebutkan cuaca ekstrim masih akan terjadi di wilayah Bandung Raya selama beberapa hari ke depan.

Baca Juga:

Mengerikan! Seperti Inilah Amukan Badai Dahlia yang Mulai Meniup Bandung Raya

Badai Cempaka Melemah, Kini Badai Dahlia Mengancam Indonesia

Sehingga, beberapa Pbyek wisata seperti PAL 16, Cikole Jayagiri Resort, Curug Pelangi, Curug Layung, dan Orchid Forest ditutup sementara.

Polhut KRPH Cikole Perum Perhutani, Mulyana mengatakan, Meskipun tidak terjadi korban pada kejadian kemarin, untuk mengantisipasi pihaknya terpaksa menutup untuk sementara waktu.

“Kawasan wisata ditutup sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan. Bersama sejumlah anggota SAR, kami juga bersiaga di berbagai lokasi wisata Perhutani, sehingga jika ada kejadian pohon tumbang bisa segera dilakukan penanganan,” kata Mulyana di Posko Tanggap Darurat Bencana Cikole, kemarin.

Baca Juga:

Musim Badai Dahlia, Sebaiknya Tidak Parkir Dekat Baligo atau Pohon

Hati-Hati, Badai Dahlia Mulai Serang Lembang. Kecepatan Angin Capai 49 Km/Jam

Penutupan objek wisata Perhutani, kata dia, dilakukan sejak Kamis 30 November 2017 kemarin, ketika beberapa pohon pinus tumbang oleh angin kencang.

Dia pun memastikan tak ada pengunjung yang masuk ke objek wisata Perhutani di sekitar Lembang, kendati sejumlah pengunjung menyesalkan penutupan tersebut

“Sejak Jumat pagi tadi sudah banyak pengunjung yang mau masuk. Namun, setelah kami jelaskan bahwa penutupan sementara ini terpaksa kami lakukan karena faktor cuaca, para pengunjung pun akhirnya bisa mengerti dan memakluminya. Soalnya, penutupan ini juga kan buat keselamatan pengunjung juga,” katanya.

loading...

Feeds