Pangandaran Masih Primadona untuk Tujuan Traveling

Ilustrasi. Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Ciamis. Foto: disparbud.jabarprov.go.id

Ilustrasi. Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Ciamis. Foto: disparbud.jabarprov.go.id

POJOKBANDUNG.com – Google menyebutkan, di Indonesia terdapat 3 lokasi wisata yang banyak dicari informasinya lewat aplikasi google search. Tempat itu di antaranya, Pangandaran, Bukit Tinggi dan Brastagi.

Mengacu pada hasil pencarian tersebut, ketiga lokasi mulai berbenah diri guna memperkuat daya tarik lokal di masing- masing daerah.

Tak ketinggalan, Kabupaten Pangandaran yang berlokasi di Jawa Barat menjadi 3 top incaran wisata di tanah air.

Saat ini, potensi Pangandaran terus dieksplorasi baik dari sisi fasilitas, infrastuktur hingga promosi oleh pemerintah daerah setempat.

Baca Juga:

Rindu Suasana Alami? Jalan-jalan ke Situ Cileunca Yuk

Ada Pemandian Air Panas Baru Loh di Lembang, Nggak Kalah Sama Ciater

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Barat Ida Hernida mengatakan, saat ini Pangandaran masih primadona kunjungan wisatawan di Jabar.

“Khususnya menjelang masa libur panjang akhir tahun, Pemerintah Provinsi Jabar mulai intensif berkordinasi dengan berbagai instansi terkait agar mereka lebih meningkatkan daya tarik wisata dan aspek pendukung yang ada di sana,” ujar Ida Hernida, Sabtu (2/12/2017).

Sementara ini, pelancong yang berkunjung ke Pangandaran masih didominasi wisatawan nusantara. Sedangkan wisatawan mancanegara secara kuantitasnya masih kecil.

Namun ia memastikan, wisman dari Malaysia dan Singapura menduduki peringkat tertinggi untuk jumlah kunjungan wisata ke Pangandaran.

“Kunjungan wisatawan nusantara ke Pangandaran jumlahnya mencapai 90 persen. Siasanya 10 persen wisatawan mancanegara dari berbagai negara,” katanya.

Menurutnya, tren peningkatan kunjungan ke wilayah Pangandaran ini juga berpotensi mendongkrak perekonomian masyarakat lokal di Kabupaten tersebut. Bahkan jumlah nominal yang bisa diserap disana cukup fantastis.

Baca Juga:

Tafso Barn, Lokasi Wisata di Lembang Ini Pas buat yang Suka Narsis Keren

Selfie di Rumah Seram “Pengabdi Setan” Pangalengan Yuk! tapi, Jaga Ucapan Ya

“Kita bisa hitung kasar, misalnya dari per bulan ada 200 ribu turis yang datang bisa diasumsikan mengeluarkan uang rata-rata Rp 700 ribu, total bisa mencapai Rp 140 miliar perputara uang disana. Jelas ini akan membantu perekonomian masyarakat,” rincinya.

Lebih umum Ida menguraikan, sektor wisata di Jabar terus bergerak ke arah positif. Sepanjang 2017 jumlah kunjungan di Jabar mencapai 46 juta wisnus yang berkunjung ke berbagai obyek wisata.

Selebihnya, ada juga kunjungan wisman sebanyak 700 ribu yang kebanyakan berasal dari Malaysia dan Singapura.

“Pertumbuhannya tiap tahun naik sekitar 15 – 20 persen,” pungkasnya.

(bon)

loading...

Feeds