Waspada! Hari Ini, BMKG Prediksi Jakarta-Jawa Barat Akan Diguyur Hujan Lebat & Angin Kencang

POJOKBANDUNG.com- BADAN Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi jika badai dahlia masih akan berulah. Hari ini, BMKG memprediksi jika Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat akan mengalami hujan lebat. Akibat dari badai tersebut maka  Pelabuhan Merak dan Bakauheni ditutup.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat BMKG Hary Tirto menuturkan jika siklon tropis dahlia akan menyebabkan angin kencang dengan kekuatan 20 knot. Bengkulu hingga Lampung, Banten selatan, serta Jabar Selatan, patut waspada.

BACA JUGA:

Mengerikan! Seperti Inilah Amukan Badai Dahlia yang Mulai Meniup Bandung Raya

Badai Cempaka Melemah, Kini Badai Dahlia Mengancam Indonesia

”Diperkirakan gelombang laut dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter di perairan barat Kepulauan Mentawai. Selain itu di Perairan Pulau Enggano, Selat Sunda dan ebberapa perairan Banten hingga Jawa Tengah gelombangnya mencapai 4 meter hingga 6 meter,” tuturnya.

Kondisi buruk di Selat Sunda sudah mulai dirasakan sejak kemarin (31/11). Karena itu, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memutuskan melakukan penutupan sementara layanan penyeberangan di lintasan Merak- Bakauheni.

Hati-Hati, Badai Dahlia Mulai Serang Lembang. Kecepatan Angin Capai 49 Km/Jam

Penutupan tersebut belangsung mulai pukul 17.45 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan. Penutupan sementara layanan tersebut merupakan keputusan Rapat koordinasi antara PT ASDP, Gapasdap , Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah Banten, dan KSOP Merak yang berlangsung pada kemarin sore.

”Kami memohon pengertian kepada seluruh pengguna jasa penyeberangan Merak-Bakauheni. Cuaca di Merak sangat ekstrem,” tutur PLT Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Intan Sugiharti. Kemarin tinggi gelombang sudah mencapai lima meter. Sementara kecepatan angin diatas 45 knot sehingga layanan ditutup sementara

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan pun mengimbau semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan akan cuaca ekstrem dalam  tujuh hari kedepan. Untuk itu, Ditjen Perhubungan Laut melalui Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) mengeluarkan Maklumat Pelayaran Nomor 110/XI/DN-17 tanggal 27 November 2017 tentang waspada bahaya cuaca ekstrem dalam tujuh hari ke depan.

loading...

Feeds