Golkar Terus Ngotot Ridwan Kamil-Daniel, Uu Ruhzanul Ulum Tanggapi Santai

Ridwan Kamil-Daniel Muttaqien dalam penyerahan rekomendasi dukungan partai Golkar untuk menjadi pasangan Cagub di Pilgub Jabar 2018. (Ricardo/Jpnn.com)

Ridwan Kamil-Daniel Muttaqien dalam penyerahan rekomendasi dukungan partai Golkar untuk menjadi pasangan Cagub di Pilgub Jabar 2018. (Ricardo/Jpnn.com)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Siapa sosok yang akan jadi pasangan Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018? Belum final! Bahkan, pembahasannya makin alot saja di antara partai pengusung.

Terutama, dua partai pengusung, PPP dan Golkar yang masih bersaing mendapatkan kursi calon orang nomor dua di Jabar.

BACA JUGA:

Wah, Akrabnya Ketua Partai Pengusung Ridwan Kamil Makan Siang dengan Dedi Mulyadi

Masih Jomblo, Ridwan Kamil Minta Kader Golkar Jabar Galang Kekuatan

Ketua Badan Pengendali Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Golkar Jabar, M.Q Iswara mendesak Ridwan Kamil segera menentukan wakilnya dalam Pilgub Jabar dengan mendatangi Ridwan Kamil Jumat (24/11/2017).

Permintaan Golkar tersebt disebutnya realistis, mengingat modal yang dimiliki cukup kuat untuk meraih suara. Iswara mengungkapkan, partainya mempunyai 11 kepala daerah, 199 anggota Dewan di Kabupaten-Kota dan provinsi ditambah 17 anggota DPR RI.

Ridwan Kamil Tidak Keberatan PPP Sebar Atribut RINDU

Cak Imin Klaim Syaiful Huda Kuat di Utara, Makanya Disodorkan ke Ridwan Kamil

“Kami harus bergerak dari sekarang. Surat dari hasil rapat sudah diterima pak RK,” ucapnya ketika itu.

Golkar selama ini merekomendasikan kadernya, Daniel Muttaqien sebagai calon wakil gubernur. Namun, persaingan datang setelah PPP pun mengajukan nama wakil, bupati Tasikmalaya, Uu Ruhzanul Ulum.

Uu Ruzhanul Ulum menolak untuk menanggapi desakan Golkar pada Ridwan Kamil. Ia memilih untuk menjalankan tugas dari partai dalam hal menaikan popularitas dan elektabilitasnya.

“Saya tidak punya kapasitas menentukan atau bersikap tentang siapa yang pantas untuk dicalonkan mendampingi kan Emil (Ridwan Kamil). Itu ranah DPP,” ujar Uu, Minggu (26/11/207).

“Saya fokus saja menjalankan perintah partai untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas agar seorang Uu ini layak. Itu instruksi pak Romy (Ketua DPP, Romahurmuziy),” terangnya.

loading...

Feeds