DPRD Jabar Siap Sahkan Raperda Kesehatan Jiwa

Anggota Pansus DPRD Jabar, Hasbullah

Anggota Pansus DPRD Jabar, Hasbullah

POJOKBANDUNG.com – Anggota Pansus DPRD Jabar, Hasbullah mengatakan, saat ini Pansus DPRD Jabar yang membahas tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kesehatan Jiwa, sudah memasuki tahapan finalisasi.

Raperda ini dapat menjadi payung hukum yang mengatur kesehatan jiwa. Sehingga ke depan diharapkan tidak ada lagi masyarakat Jabar yang dipasung akibat gangguan jiwa.

Menurut Hasbullah, Raperda Kesehatan Jiwa ini dirancang sedemikian rupa, mengakomodir berbagai masukan dari berbagai kalangan termasuk para praktisi kesehatan maupun dari kalangan akademisi.

Baca Juga:

Perda Kesehatan Jiwa Jabar Segera Rampung, Gangguan Jiwa Masih Dikaitkan dengan Mistik

Ratusan Anggota Polres Cimahi Dites Kesehatan dan Kejiwaan

Tuna Wisma Gangguan Jiwa Dievakuasi, Sempat Ditolak Puskesmas

“Hal ini penting agar Raperda ini benar-benar dijadikan payung hukum,” kata Hasbullah di gedung DPRD Jabar, Rabu (22/11/2017).

Bahkan Pansus juga merancang adanya pendirian panti yang khusus menampung masyarakat yang mengalami ganguan jiwa.

“Sehingga, ke depannya tidak ada lagi masyarakat yang mengalami gangguan jiwa di pasung atau berkeliaran di jalan-jalan,” ujarnya.

Dikatakan, masyarakat gangguan jiwa yang berkeliaran dan dipasung di Jabar saat ini jumlahnya lumayan banyak.

Jika Perda Kesehatan Jiwa disahkan, pemerintah daerah berkewajiban mengatasi orang-orang yang mengalami gangguan jiwa baik yang berkeliaran di jalan maupun yang terpaksa dipasung oleh keluarga ataupun masyarakat.

“Melalui Perda Kesehatan Jiwa, pemerintah berkewajiban membangun Panti Sosial yang dilengkapai sarana terapi dan tempat rehabilitasi,” ujarnya.

Kapan Raperda Kesehatan jiwa tersebut dapat dibawa ke sidang paripurna DPRD Jabar untuk disahkan, menurut Hasbullah, minggu depan sudah dapat disahkan, tandasnya.

(mun)

loading...

Feeds