Berkacamata Hitam, Calon Independen Pilgub Jabar Datangi KPU tanpa Berkas Dukungan

Bakal calon independen Pilgub Jabar. Foto: Atep K/Pojokbandung.com

Bakal calon independen Pilgub Jabar. Foto: Atep K/Pojokbandung.com

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Menjelang habisnya batas waktu penyerahan berkas dukungan pasangan calon perseorangan, sepasang bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat 2017, Jajang Suherman – M Teguh Aditya mendatangi kantor KPU Jawa Barat, Jumat (24/11/2017).

Mereka bermaksud menyerahkan berkas dukungan ke KPU, yang merupakan bagian dari proses pendaftaran untuk turut serta dalam kontestasi politik.

Namun pasangan ini tidak membawa berkas dukungan yang diakuinya telah mengantongi 2,4 juta berkas dukungan dari 2,1 juta yang menjadi syarat minimal.

“2,4 juta dukungan, itu sudah kami kumpulkan sejak 1,5 tahun lalu,” ujar Jajang kepada wartawan.

Baca Juga:

KPU Butuh 1,5 Bulan untuk Periksa Bukti Dukungan Calon Perseorangan Pilgub Jabar

Ingin Jadi Cagub Independen di Jabar? Cari Dulu 2,1 Juta Pendukung

Karena tidak membawa bukti dukungan, pasangan ini beserta timnya hanya mendapat sambutan dan penjelasan seputar persyaratan pendaftaran dari jalur perseorangan dari pihak KPU di teras front office.

Jajang menjelaskan, alasan dirinya mengambil jalur independen atau perseorangan, karena begitu banyak anggota masyarakat yang sudah tidak percaya kepada partai politik.

Sehingga kedua pasangan asal Bandung ini bertekad meraih peluang tersebut dengan mengarahkannya pada dukungan kepada calon perseorangan.

Baca Juga:

Ada Empat Pasangan Bakal Calon Perseorangan Pilgub Jabar. Siapa Saja Mereka?

Ini Jadwal Penyerahan Berkas Pasangan Calon Perseorangan Pilgub Jabar

“Saya bertekad mencalonkan diri sebagai niat ibadah saya untuk memperbaiki Jawa Barat,” katanya.

Jajang dan Teguh mengaku berlatarbelakang wiraswasta, yang juga pernah beraktivitas di partai Golkar, organisasi kemahasiswaan HMI, dan berlatar belakang pesantren.

Namun keduanya tak menjelaskan secara rinci soal cost politik terkait biaya pengumpulan berkas dukungan yang menurut klaimnya mencapai 2,4 juta itu.

“Cukup biaya kami berdua, ada juga bantuan dari tim kami,” katanya.

(atp/pojokbandung)

loading...

Feeds