Antisipasi Golput, Dewan Minta Tingkatkan Sosialisasi Pilkada

Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar, Hery Ukasah Sulaeman

Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar, Hery Ukasah Sulaeman

POJOKBANDUNG.com – Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar, Hery Ukasah Sulaeman, meminta pihak penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) baik KPU Provinsi/KPU Daerah maupun Bawaslu/Panwaslu, harus terus meningkatkan sosialisasi ke berbagai kalangan dan elemen masyarakat.

Hal ini penting dalam rang meningkatkan angka partisipasi masyarakat dan juga sebagai antasipasi golput.

“Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, masih cukup banyak masyarakat yang kurang paham, bahkan tidak tahu tahapan pelaksanaan sampai waktu pencoblosan. Padahal waktu terus bergulir,” ujar anggota Fraksi Partai Gerindra yang juga anggota Komisi V DPRD Jabar ini di DPRD Jabar, Bandung, Rabu (22/11/2017).

Baca Juga:

Ketua DPRD Jabar Harapkan Balai PSDA Wil. Sungai Citarum Tingkatkan Kinerja

DPRD Jabar Tinjau Jalur Parakanmuncang­-Warung Simpang

Untuk itu, lanjut dia, kegiatan sosialisasi harus ditingkatkan dan dilakukan secara masif. Pemerintah dan terutama pihak penyelengga Pilkada, yaitu KPU dan Bawaslu, harus semakin intensif melakukan sosialisasi terutama bagi kalangan pemilih pemula, seperti masuk ke kampus-kampus, sekolah (SMA/SMK/MA) atau ke tempat-tempat komunitas yang di dalam banyak berkumpul anak-anak muda.

Hery juga mengatakan, keberhasilan penyelenggaraan Pilkada tidak terlepas dari tingginya angka partisipasi masyarakat yang menggunakan haknya. Semakin rendah angka partisipasi masyarakat atau tingginya angka golput itu merupakan cermin dari proses demokrasi yang buruk.

Baca Juga:

DPRD Jabar: Kami Akan Sampaikan Tuntutan Buruh ke Pusat

DPRD Jabar Mulai Membahas Delapan Raperda

Menuruntya, dalam melakukkan sosialisasi ke lembaga sekolah, tak mesti menunggu dilaksanakan pihak KPU, berbagai lembaga seperti lembaga legislatif bisa berperan. Momen itu ada, misalnya melalui reses ataupun pertemuan lain.

Sosialisasi melalui lembaga sekolah, dari sisi manfaatnya tak hanya untuk cegah golput saja, tapi akan menjadi sarana pendidikan politik untuk para siswa. Hadirnya kesadaran politik di kalangan siswa tersebut, tentunya dapat bermanfaat bagi siswa.

“Mampu menggugah kesadaran untuk bertanggung jawab dan partisipasi dalam penyelenggaraan pembangunan yang sudah diagendakan oleh pemerintah,” tandasnya.

(mun)

loading...

Feeds