Gubernur Jabar Sahkan UMK 2018, Cek Daftar Lengkapnya di Sini

Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan

Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan besaran Upah Minimum Kab/Kota (UMK) 2018. Pemprov Jabar menetapkan UMK tersebut dengan formulasi yang tertuang dalam PP 78/2015 tentang pengupahan.

Kab Pangandaran menjadi daerah dengan nilai UMK terendah Rp 1.558.793,94. Sementara yang tertinggi masih di Kab Karawang sebesar Rp 3.915.291,19.

BACA JUGA:

HORE! UMK Kota Bandung Tahun 2018 Naik, Segini Besarannya

Demo, Buruh Cimahi Tolak Penghitungan UMK dengan PP 78 Tahun 2015

Pengesahan itu disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar Ferry Sofwan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Selasa (21/11/2017). “Kabupaten Karawang merupakan daerah dengan besaran UMK paling besar di Jawa Barat,” ujarnya.

Dalam penetapn UMK tersebut, Ferry menyebut sempat terjadi dinamika di Dewan Pengupahan, dimana perwakilan kaum buruh menyampaikan hitungan sendiri. “Ada 11 daerah yang menyampaikan usulan. Di antaranya Depok, Kabupaten bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi dan Kabupaten Subang,” terangnya.

Namun, pada akhirnya Pemprov Jabar tetap kembali pada penghitungan PP 78. Meki begitu, semua hal yang terjadi dalam rapat, seperti berita acarnya akan disampaikan kepada pemerintah pusat.

“Kami akan menyampaikan kepada pemerintah pusat. Karena untuk menghindarkan kesan kami membungkam aspirasi kaum buruh,” tegasnya.

Berikut daftar kenaikan UMK di Jawa Barat 2018:

Kota Bandung: Rp3.091.345 dari sebelumnya Rp2.843.662

Kab Bandung Rp2.678.028 dari sebelumnya Rp2.463.461

Kab Bandung Barat Rp2.683.277 dari sebelumnya Rp2.468.289

Kab Sumedang Rp2.678.028 dari sebelumnya Rp2.463.461

Kota Cimahi Rp2.678.028 dari sebelumnya Rp2.463.461.

Kota Depok Rp3.584.700 dari sebelumnya Rp3.297.489

Kota Bogor Rp3.557.146 dari sebelumnya Rp3.272.143

loading...

Feeds