Begini Kata Fahri Hamzah Soal Surat Setya Novanto yang Dikirim dari Rutan KPK

Ketua DPRD Setya Novanto saat tiba di gedung KPK Jakarta. Foto: Ricardo/jpnn

Ketua DPRD Setya Novanto saat tiba di gedung KPK Jakarta. Foto: Ricardo/jpnn

POJOKBANDUNG.com- KETUA DPR Setya Novanto yang saat ini mendekam di Rutan KPK berkirim surat kepada wakil ketua DPR, Selasa (21/11).

Surat bertuliskan tangan itu meminta kepada pimpinan DPR dan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) agar jangan dahulu memberhentikan dirinya sebagai Ketua DPR dan anggota dewan.

BACA JUGA:

Diperiksa Penyidik KPK, Setya Novanto Tidur Terus

Dari Rutan KPK, Setya Novanto Kirim Surat Ogah Dicopot dari Ketua DPR. Lihat Isinya!

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah membenarkan dirinya telah menerima surat yang ditulis oleh Setya Novanto ini. “Ya benar,” ujar Fahri Hamzah saat dihubungi, Selasa (21/11).

Fahri juga mengaku, surat tersebut dikirimkan kepada dirinya lewat salah satu kuasa hukum Setya Novanto, pada hari ini. “Suratnya tadi diantar pengacaranya,” katanya.

Adanya surat ini juga membuktikan bahwa Setya Novanto masih sah sebagai anggota dewan dan Ketua DPR. Sebab dalam UU MPR, DPR, DPRD dan DPD disebutkan anggota dewan diberhentikan apabila statusnya sudah terdakwa.

“Sehingga pergantian Ketua DPR nanti menunggu sampai proses hukum diselesaikan,” pungkasnya.

Sekadar informasi, dalam surat yang didapat JawaPos.com  Setya Novanto ‎berharap tidak dicopot dari jabatannya sebagai Ketua DPR, dan juga anggota dewan.

Dikutip dari surat tersebut, Ketua Umu‎m Partai Golkar ini mengatakan, pimpinan DPR, Fadli Zon, Fahri Hamzah, Taufik Kurniawan dan Agus Hermanto berharap tidak melakukan rapat untuk mengantikannya jadi Ketua DPR.

Di surat bermaterai itu juga Novanto mengatakan, ingin membuktikan bahwa dirinya tidak terlibat dalam kasus dugaan korupsi e-KTP ini, lewat gugatan praperadilan yang saat ini telah diajukan. Sehingga tidak perlu adanya rapat pleno di Mahakamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.

loading...

Feeds