Banjir Kembali Rendam Ribuan Rumah di Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang

Warga berusaha menerobos banjir akibat luapan Sungai Citarum, Kabupaten Bandung, Jumat (17/11/2017). Riana Setiawan/Radar Bandung

Warga berusaha menerobos banjir akibat luapan Sungai Citarum, Kabupaten Bandung, Jumat (17/11/2017). Riana Setiawan/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Hujan deras yang mengguyur sejak sore hingga Selasa (21/11) malam Wib membuat Sungai  Cikapundung,  Sungai  Cisangkuy dan Sungai Citarum kembali meluap ke permukiman warga di wilayah tiga kecematan di Kab Bandung; Kec Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang, Selasa (21/11) pukul 19.00 malam Wib.

Data yang diperoleh dari Pusdalops BPBD Kab Bandung, peristiwa banjir di tiga kecamatan ini, ribuan rumah warga terendam dan sedikitnya, 463  kepala keluarga (KK) atau  1.511 jiwa warga berada di pengungsian.

BACA JUGA:

Video Dahsyatnya Banjir Terjang Dayeuhkolot Kab Bandung

Jabar Siaga Bencana Banjir dan Longsor Hingga 31 Mei 2018

Data yang diperoleh, banjir di antaranya merendam 1.688 rumah di wilayah Kec Baleendah. Sedikitnya merendam 9 kampung di Desa Andir dengan ketinggian air mencapai 10 hingga 1 meter lebih.

Bahkan, Jalan Andir-Katapang lumpuh tak bisa dilalui kendaraan. Banjir juga merendam lima kampung di Desa Baleendah dengan ketinggian air mencapai 130 sentimeter. Selain merendam ribuan rumah, banjir di Kec Baleendah juga merendam sebuah bangunan sekolah dan tiga tempat ibadah.

Sementara, jumlah pengungsi di Kec Baleendah yang tersebar di lima titik pengungsian mencapai 570 jiwa (166 KK).

Selain itu, banjir juga merendam sedikitnya 2.089 rumah di wilayah Kec Dayeuhkolot. Di antaranya di sembilan kampung di Desa Citeurup yang merendam sedikitnya 353 rumah, dua sekolah dan empat tempat ibadah.

Banjir juga menggenangi 14 kampung di kawasan Desa Dayeuhkolot. Pengungsian di Desa Dayeuhkolot tersebar di 18 titik, dengan total 801 jiwa berada dipengungsian (246 KK).

loading...

Feeds