Bandung Barat Sulit Raih Nilai Positif dari BPK, Ini Penyebabnya

Bupati Bandung Barat, Abubakar

Bupati Bandung Barat, Abubakar

POJOKBANDUNG.com – Pengelolaan Keuangan dan Penataan Aset akan menjadi fokus utama Pemkab Bandung Barat untuk memperoleh predikat Wajar Tanpa (WTP) dari BPK RI. WTP merupakan nilai positif dari BPK untuk pengelolaan anggaran oleh pemerintah daerah.

Bupati Bandung Barat, Abubakar mengatakan, untuk memulainya pihaknya akan selalu melakukan evaluasi kepada seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di masing-masing dinas.

Ia menilai, yang masih menjadi ganjalan soal WTP ini adalah soal pengelolaan keuangan sehingga selalu menjadi catatan BPK tahun lalu.

Namun, dari hasil temuan tersebut bukan menjadi sebuah pelanggaran yang menjerumus ke arah penyalahgunaan. Meski secara aturan masih bisa diperbaiki dalam 60 hari kerja.

Baca Juga:

VIDEO Detik-detik Pasca-Longsor Rancabali yang Menewaskan Pasangan Suami-istri dan Dua Anak

Polisi Tandu Jenazah Korban Longsor Rancabali ke Pemakaman

Selain itu, persoalan penataan aset juga masih menjadi kendala yang harus segera dibenahi dengan melakukan pencatatan jumlah aset yang dimiliki Pemkab. Bahkan, persoalan aset ini harus sudah selesai mengingat akhir 2017 hanya beberapa bulan lagi.

Untuk itu, Sebagai orang nomer satu di KBB ia menegaskan kedua masalah itu harus segera diselesaikan dengan baik dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelatihan dan bimbingan teknis.

“Saya juga meminta SDM di lingkungan Pemkab Bandung Barat untuk terus mengasah aspek manajerial kepemimpinan terutama terkait Personel, Pembiayaan, Prasarana dan Dokumen (P3D) agar berjalannya roda pemerintahan bisa sesuai dengan yang direncanakan,” terangnya.

Menjelang akhir kepemimpinannya, dia menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk menuntaskan program kerja yang sudah disusun di tahun ini. Sebab, seluruh masyarakat di KBB harus merasakan janji-janji Bupati di antaranya pengentasan kemiskinan dan mewujudkan infrastruktur jalan.

“Saya ingin mewujudkan janji-janji saya dulu saat kampanye. Seperti ingin memberikan infrastruktur yang nyaman,” terangnya.

Selama kepemimpinan Abubakar, sejumlah prestasi sudah ditorehkan dalam hal pembangunan infrastruktur. Mulai dari berdirinya gedung pemerintahan yang berlokasi di Desa Mekarsari Kecamatan Ngamprah.

Baca Juga:

Bandung Selatan Kembali Disergap Banjir, Ini Videonya

Kisah Pilu Evakuasi Korban Longsor Rancabali, Sang Ibu Ditemukan Mendekap Anaknya

Selain itu, berdiri Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cililin, Lembang, Cikalongwetan dan dalam waktu dekat akan dibangun Rumah Sakit Ibu dan Anak yang berlokasi di Padalarang.

Abubakar menambahkan, pembangunan tersebut diberikan semata-mata untuk memberikan fasilitas pelayanan dasar kepada masyarakat. Bahkan, kedepannya program tersebut akan diberikan secara berkelanjutan diberbagai wilayah.

Selain itu, untuk program mengentaskan kemiskinan, pemerintah daerah sudah menjalankan program Gempungan dimana peran perempuan yang paling di depan dan juga berdiri kampung KB di setiap daerah,” pungkasnya.

(bie)

loading...

Feeds

Ini Pemain yang Siap Jadi Sayap Persib

Okto pun mengaku ada perwakilan Persib yang menghubungi dirinya untuk mengikuti seleksi. Dirinya diminta segera unjuk kemampuan dalam sesi latihan …