Persib Kalah Lagi, Emral Abus: Sepak Bola Tidak Seperti Matematika

Emral Abus (kacamata) dan Nil Maizar dalam jumpa pers sebelum pertandingan Persib Bandung vs Semen Padang di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Bandung,  Jumat (8/9). Foto: Taufiq Hidayat

Emral Abus (kacamata) dan Nil Maizar dalam jumpa pers sebelum pertandingan Persib Bandung vs Semen Padang di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Bandung, Jumat (8/9). Foto: Taufiq Hidayat

POJOKBANDUNG.com – Bobotoh Persib Bandung kembali kecewa setelah tim kesayangannya ditekuk 1-0 oleh Perela Lamongan, Minggu (22/10) sore.

Kekalahan di Stadion Surajaya, Lamongan, itu menambah daftar panjang tren negatif Maung Bandung.

Febry Hariyadi dan kawan-kawan belum pernah menang sejak awal September lalu. Hasil minor tersebut membuang Persib melorot ke peringkat 13 klasemen sementara Liga 1 2017.

Baca Juga:

Penampilan Ezechiel Jauh di Bawah Standar

Choirul Huda dalam Duel Persela Vs Persib

“Kita sama-sama melihat pertandingan berjalan dengan baik, dengan tempo tinggi. Pendapat saya, hari ini (adalah) final antara Persela dengan Persib. Siapa yang menang itu yang menempati urutan ke-11,” kata pelatih Persib, Emral Abus.

Memang pertandingan di Lamongan berjalan seimbang. Baik Persela maupun Persib sama-sama saling menekan mulai awal babak pertama.

Hanya saja Persela yang sukses mencetak gol. Gol semata wayang Samsul Arif mengantarkan tim berjuluk Laskar Joko Tingkir mengamankan tiga poin di kandang sendiri.

Baca Juga:

Kemenangan Persela Atas Persib untuk Choirul Huda

Kembali Minta Maaf, Begini ‘Curhatan’ Emral Abus

“Kami mohon maaf kepada Bobotoh karena belum bisa memberikan kemenangan. Pemain sudah berjuang maksimal, (tapi) hasilnya masih belum berpihak,” ucap Emral.

Menurutnya, sepak bola bukan matematika yang hasilnya bisa dihitung pasti.

“Sepak bola tidak seperti matematika. Tiap lawan sudah tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing, tim pelatih sudah menganalisis tapi kenyataannya di lapangan memang belum,” jelasnya.

(saf/JPC)

loading...

Feeds