Pria Beransel Mencurigakan Ditangkap di Bandara Husein Bandung, Ternyata…

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com- Kerupuk ikan ilegal asal Malaysia gagal beredar di Jawa Barat.

Kerupuk itu masuk ke Indonesia Selasa (3/10) tanpa dilengkapi dokumen yang sah. Sehingga kerupuk seberat 40 kilogram itu pun dimusnahkan.

BACA JUGA:

Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 1,2 Juta Butir Ekstasi Jaringan Internasional

Polisi Ungkap Penyelundupan Sabu 1 Ton! Nilainya Setara Korupsi E-KTP

Kepala Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Jawa Barat, Dedy Arif Hendrianto mengatakan, kerupuk tersebut masuk ke Indonesia melalui Bandara Husein Sastranegara Bandung, yang dibawa warga negara Malaysia bernama Nazrul Hilmi.

“Awalnya kami curiga dengan seseorang yang membawa ransel besar. Setelah di cek ternyata didalamnya kerupuk, namun tidak memilki dokumen resmi. Petugas bandara dan BKIPM langsung melakukan penyitaan,” kata Dedy, usai pemusnahan, di kantor BKIPM Jalan Ciawitali.

Dikatakannya, masuknya barang ilegal ini menyalahi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 74 pasal 25/2016 yang menyebutkan, produk hasil perikanan yang dibawa masuk ke Indonesia dalam bentuk tentengan minimal 25 kg atau nominal Rp 2,5 juta.

loading...

Feeds