Lagi, Setya Novanto Mangkir Sidang Kasus E-KTP

Setya Novanto (Dok JawaPos.com)

Setya Novanto (Dok JawaPos.com)

POJOKBANDUNG.com- KETUA DPR RI Setya Novanto kembali mangkir dari panggilan Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK).

Dia tidak hadir dalam sidang kasus dugaan korupsi terkait proyek pengadaan e-KTP.

BACA JUGA:

Sembuh, KPK Minta Setnov Tak Mangkir Lagi Kalau Dipanggil

Sindiran #ThePowerOfSetnov buat Setya Novanto, Bikin Ngakak!

Setya Novanto mangkir karena memilih mengikuti rangkaian acara HUT Partai Golkar.

Terkait itu, Sekretaris Jenderal Transparency International Indonesia (TII) Dadang Trisasongko mengatakan, berdasarkan Pasal 224 KUHP, Setya Novanto dapat terancam pidana apabila dengan sengaja menolak hadir atas panggilan pengadilan.

Setya Novanto Sudah Bisa Main Tenis Meja Lagi, Nih Fotonya

“Apabila saksi dengan sengaja menolak hadir ke pengadilan, padahal dia sudah dipanggil secara patut, maka ia bisa diancam dengan pidana maksimal sembilan bulan,” kata Dadang saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (20/10).

Selain itu, kata Dadang, Setya Novanto juga bisa dipanggil paksa setelah dua kali menolak menjadi saksi dalam sidang e-KTP dengan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong.

“JPU atas perintah pengadilan bisa memanggil secara paksa saksi tersebut,” ujar Dadang.

Sebelumnya, KPK menyatakan telah menerima surat ketidakhadiran Setya Novanto dalam sidang e-KTP. Tak hanya itu, Setya Novanto meminta JPU membacakan saja Berita Acara Pemeriksaan (BAP) miliknya di persidangan.

“KPK menerima surat dari DPR yang intinya menyampaikan Setya Novanto, Ketua DPR RI tidak dapat memenuhi panggilan sebagai saksi di pengadilan karena ada kegiatan lain, dan minta cukup pembacaan BAP,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

loading...

Feeds